Kemenag dan Kemenkes Bahas Skema Data Jamaah Umrah pada Aplikasi PeduliLindungi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 17:24 WIB
Ilustrasi ibadah umrah. (instagram.com/@spanews)
Ilustrasi ibadah umrah. (instagram.com/@spanews)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membahas skema akses data jemaah umrah pada aplikasi PeduliLindungi.

Hal ini dilakukan agar dapat dibaca oleh otoritas Pemerintah Kerajaan Arab Saudi saat penyelenggaraan ibadah umrah nanti.

Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Kemenag Nur Arifin, mengatakan kesiapan utamanya pada aspek akses data dan penggunaan aplikasi.

Baca Juga: Sepak Bola PON XX Papua: Jatim Gagal Melaju ke Final Usai Kalah 1-2 dari Aceh

Sebab, teknis penyelenggaraan umrah di masa pandemi banyak memanfaatkan layanan sistem informasi.

"Kemenkes akan menyediakan fasilitas website tertentu bagi publik untuk dapat mengakses data sertifikat vaksin dalam aplikasi PeduliLindungi, saat QR Code dilakukan scanning,” katanya, Selasa, 12 Oktober 2021.

Dalam rapat ini ada dua alternatif skema yang muncul. Pertama, alternatif QR Code dicetak manual dan dibawa masing-masing jemaah.

Baca Juga: Awas, Terjadi Pergeseran Nilai Pendidikan, Urgen Nilai Kepahlawanan

Kedua, QR code dimasukkan dalam aplikasi Siskopatuh dan akan dicetak pada kartu identitas jemaah umrah.

Kedua alternatif dilakukan untuk memudahkan pembacaan data saat di-scan oleh otoritas Arab Saudi saat kedatangan di bandara Arab Saudi.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X