Tagar PolriSesuaiProsedur Muncul, Penegasan Polri Tak Khianati Tugasnya

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:03 WIB
Menyusul dengan trending tagar #PercumaLaporPolisi, kini Polisi juga menyuarakan tagar #PolriSesuaiProsedur/Foto Twitter @@HumasPoldaJatim
Menyusul dengan trending tagar #PercumaLaporPolisi, kini Polisi juga menyuarakan tagar #PolriSesuaiProsedur/Foto Twitter @@HumasPoldaJatim


SUARAMERDEKA.COM - Belum lama ini muncul tagar #PercumaLaporPolisi yang trending di Twitter Indonesia pada Senin, 11 Oktober 2021.

Viralnya tagar tersebut merupakan bentuk suara masyarakat usai penghentian kasus pencabulan ayah terhadap tiga anaknya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Menanggapi tagar tersebut, Divisi Humas Mabes Polri menyebutkan tidak akan pernah mengkhianati tugas pokoknya.

Baca Juga: Mohon Ampunan, Begini Niat dan Tata Cara Sholat Taubat

Mengutip pernyataan dari pikiran-rakyat.com, "Tentunya Polri tidak akan pernah menghianati tugas pokoknya dimana di Pasal 13 UU nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian RI, tugas pokok Polri itu bukan saja penegakan hukum, tapi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat juga melindungi dan mengayomi masyarakat," kata Kombes Ramadhan kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Senin, 11 Oktober 2021, dikutip dari Humas Polri.

Menyusul dengan trending tagar #PercumaLaporPolisi, kini Polisi juga menyuarakan tagar #PolriSesuaiProsedur. Salah satunya, akun Twitter resmi Humas Polda Jawa Timur (@HumasPoldaJatim).

“Polri memastikan bahwa penanganan hukum mulai dari penerimaan laporan, penyelidikan hingga penghentian kasus dugaan rudapaksa di Luwu Timur, Sulawesi Selatan sudah berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. #PolriSesuaiProsedur Pastikan Penanganan Luwu Timur,” tulis akun @HumasPoldaJatim.

Baca Juga: Pesta Narkoba di USU Digerebek BNN, 31 Orang Positif Pakai Ganja

Banyak netizen yang menuding bahwa tagar yang dibuat tersebut memakai buzzer.

Saling balas tagar #PercumaLaporPolisi vs #PolriSesuaiProsedur dari sini aja udah aneh ada kritik keluhan dari masyarakat sipil dianggap menjatuhkan institusi. Malah buat tagar tandingan pake buzzer lagi. Kok jadi kebalik logikanya ya,” ujar salah satu warganet.

Sebelumnya, Polri mengklaim penghentian kasus tersebut sudah berdasarkan prosedur hasil gelaran perkara dengan tidak ditemukannya bukti tindak pidana.

Polri menyatakan kasus dapat dibuka kembali apabila dalam perjalanan ditemukan bukti baru.

Baca Juga: Polda Jateng Mageri Segoro, Tanam Satu Juta Mangrove

Saat ini Polri melalui Bareskrim Polri telah menurunkan Tim Asistensi ke Polda Sulawesi Selatan untuk memberikan pendampingan Polres Luwu Timur guna menuntaskan perkara tersebut.


Artikel ini sebelumnya telah di muat di pikiran-rakyat.com dengan judul: Saling Balas Tagar, Polisi Lawan #PercumaLaporPolisi dengan #PolriSesuaiProsedur.

(Mg4)***

 

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X