Menkominfo Pimpin Rapat Koordinasi dengan Pemda NTT, Siapkan Tambahan 421 BTS

- Jumat, 25 September 2020 | 08:35 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

LABUAN BAJO, suaramerdeka.com – Bertolak dari Mandalika di Nusa Tenggara Barat, hari ini Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, melanjutkan kunjungan kerja ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Dengan agenda yang sama dengan yang diselenggarakan di NTB, di tempat ini Menkominfo juga akan memimpin Rapat Koordinasi Dukungan Pembangunan Infrastruktur Telekomunikasi di Wilayah Pariwisata Superprioritas Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Rapat koordinasi ini juga diikuti Wakil Gubernur NTT, para bupati, dan pejabat pemerintah daerah. Menteri Johnny kembali menyampaikan hal yang sama bahwa program dan pendekatan Kementerian Kominfo dalam upaya akselerasi transformasi digital sudah sesuai dengan instruksi yang dikeluarkan oleh Presiden Joko Widodo.

“Kementerian Kominfo secara serius terus mengupayakan percepatan transformasi digital Indonesia melalui empat pendekatan. Pertama, penyelesaian pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan informatika yang merata dan berkualitas. Kedua, pengembangan dan adopsi teknologi baru untuk membangun ekosistem digital yang terintegrasi dan aman. Ketiga, pengembangan SDM atau talenta digital dengan jumlah dan kualitas yang memadai serta berkelanjutan. Keempat, penuntasan legislasi primer bidan telekomunikasi, informatika, dan pelindungan data yang diikuti penguatan kolaborasi internasional di bidang ekonomi digital dan arus data lintas negara.” lanjutnya.

Program-program tersebut sejalan dengan instruksi Presiden Joko Widodo awal Agustus 2020 bahwa akselerasi transformasi digital menjadi agenda besar nasional yang perlu diimplementasikan sesegera mungkin melalui lima fokus utama, yakni:  percepatan perluasan akses dan peningkatan pembangunan infrastruktur digital; (2) pembuatan peta jalan transformasi digital di sektor strategis;

Kemudian percepatan integrasi pusat data nasional, penyiapan sumber daya manusia atau talenta digital; serta percepatan penyiapan hal-hal yang terkait regulasi, skema pendanaan, dan pembiayaan. Lebih lanjut, dengan adanya pandemi Covid-19, akselerasi transformasi digital menjadi salah satu hal yang krusial dan mendesak untuk diselesaikan, mengingat teknologi dan ruang digital dapat menjadi solusi untuk keluar dari masa yang sulit seperti saat ini.

Tuan Rumah KTT G-20

Menteri Johnny menyampaikan bahwa pembangunan dan perluasan infrastruktur digital menjadi salah satu program prioritas utama Kementerian Kominfo untuk meningkatkan rasio dan menurunkan disparitas internetifikasi di berbagai wilayah di Indonesia, di mana masih ada 12.548 desa di seluruh Indonesia yang belum terjangkau sinyal 4G dan sekitar 150.000 titik layanan publik yang belum terjangkau akses internet cepat.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur sendiri ada 645 desa yang belum terjangkau sinyal 4G, di mana 542 desa berada di wilayah 3T dan 103 desa berada di wilayah non-3T. Hingga akhir tahun 2020, Kementerian Kominfo menargetkan pembangunan 121 lokasi BTS USO 4G.

Terkhusus di wilayah Labuan Bajo, pembangunan infrastruktur telekomunikasi ini juga dilakukan untuk mendukung realisasi Labuan Bajo sebagai salah satu dari Daerah Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), yang sekaligus akan menjadi tuan rumah bagi pagelaran internasional, Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN Summit 2023. Pada 40 titik area wisata, tahun ini, 18 BTS 4G diharapkan dapat selesai pembangunannya pada minggu ketiga bulan Oktober.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X