Bajo Klaim Bukan Calon Boneka

- Senin, 7 September 2020 | 00:19 WIB
SM/Budi Santoso : DIANTAR PENDUKUNGNYA : Dua pasangan calon Wali Kota Solo mendaftarkan diri ke kantor KPU Kota Surakarta. Kedua pasangan mendaftar dengan didampingi para pendukung. Pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa naik sepeda mendaftarkan diri ke KPU, Jumat (4/9). Sedangkan pasangan Bagyo Wahyono dan FX Supardjo naik kuda mendaftar ke KPU, Minggu (6/9).(24)
SM/Budi Santoso : DIANTAR PENDUKUNGNYA : Dua pasangan calon Wali Kota Solo mendaftarkan diri ke kantor KPU Kota Surakarta. Kedua pasangan mendaftar dengan didampingi para pendukung. Pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa naik sepeda mendaftarkan diri ke KPU, Jumat (4/9). Sedangkan pasangan Bagyo Wahyono dan FX Supardjo naik kuda mendaftar ke KPU, Minggu (6/9).(24)

SOLO, suaramerdeka.com - Dua pasangan calon Wali Kota Solo akhirnya mendaftarkan diri ke kantor KPU Kota Surakarta. Setelah Jumat (4/9), pasangan Gibran Rakabuming dan Teguh Prakosa mendaftarkan diri ke KPU dan dinyatakan lengkap secara administrasi, Minggu (6/9) atau hari terakhir pendaftaran pasangan calon, Bagyo Wahyono-FX Supardjo alias Bajo mendaftar sebagai peserta Pemilihan Wali Kota Solo 2020. Hasil sementara pengecekan berkas administrasi juga dinyatakan lengkap.

Proses pendaftaran pasangan independen juga terbilang unik. Berangkat dari posko pemenangan di kawasan Penumping, Laweyan, Solo, pasangan yang didukung sejumlah komunitas ini menunggang kuda selama dua jam. Meski tidak ada sambutan, di pinggir-pinggir jalan yang dilalui, terpampang sejumlah poster dan spanduk yang bertuliskan ”Calon Independen Bukan Calon Boneka”.

Ketua Tim Pemenangan Bajo Robert Hananto juga kembali menegaskannya. Dia mengatakan, lolosnya Paslon Bajo dalam pendaftaran di KPU butuh perjuangan berat dan waktu lama, mulai dari pengumpulan KTP dukungan serta dua kali tahapan verifikasi faktual.

Dia menyayangkan pernyataan banyak pihak yang menyebut Bajo merupakan pasangan calon boneka. ”Kami ingin memastikan, paslon Bajo bukan setting-an dan bukan boneka. Perjuangan untuk lolos sampai ke pendaftaran ini sangat berat secara gotong royong, kerja keras Tikus Pithi dan dukungan masyarakat. Syukur alhamdulillah, akhirnya pendaftaran bisa diterima KPU,” katanya. Mereka tiba di KPU Solo pukul 11.00 setelah berangkat bersama para pendukung dari Posko Pemenangan Bajo, Penumping, Laweyan, pukul 09.00.

Serbahitam

Bajo yang menggunakan pakaian serba hitam termasuk kudanya, diikuti iringan sembilan andong dan ribuan pendukung yang berjalan kaki. Sepanjang perjalanan, sukarelawan meneriakkan yel-yel dan membentangkan spanduk dukungan, membawa bendera merah putih dan bendera organisasi pengusung Bajo, Tikus Pithi Hanata Baris, sembari menyapa warga Solo.

Saat memasuki kantor KPU, mereka mengikuti protokol kesehatan berupa cuci tangan, tes suhu tubuh, dan menggunakan sarung tangan dan face shield sebelum diterima ketua KPU Solo, Nurul Sutarti.

Dalam jumpa pers seusai pendaftaran, Bagyo berjanji akan terus bersemangat melalui tahapan pilwakot. ”Kami sampaikan nanti visi dan misi yang luar biasa saat kampanye,” ungkap Bagyo. Pasangannya FX Supardjo, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Solo yang telah memberikan lampu hijau pasangan ini mendaftar dan bertarung di pilkada. ”Ini tidak mudah dan perjuangan Bajo cukup lama dan berat. Akhirnya bisa terlewati dan mendapatkan tiket ini,” paparnya.

Ketua KPU Kota Surakarta Nurul Sutarti mengatakan, sampai hari terakhir pendaftaran bakal calon Wali Kota Solo, ada dua pasangan, yakni pasangan Gibran-Teguh dan pasangan perseorangan, Bajo. ”Secara umum persyaratan pencalonan sudah sah memenuhi syarat. Memang ada beberapa yang perlu dilengkapi pada masa perbaikan,” ujar Nurul.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

13 Tokoh Ini Berjasa di Balik Lahirnya Sumpah Pemuda

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Vaksinasi dan Prokes Kunci Pulihnya Sektor Parekraf

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:52 WIB
X