Tiga Profesor Riset Dikukuhkan, Mentan: Modal Mewujudkan Pertanian 3M

- Jumat, 4 September 2020 | 09:00 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

BOGOR, suaramerdeka.com - Kementerian Pertanian (Kementan) menggelar orasi pengukuhan tiga profesor riset yang merupakan kristalisasi hasil pemikiran para peneliti Badan Litbang Pertanian. Orasi tersebut diharapkan bisa menstimulasi budaya inovasi dan keputusan berdasarkan hasil penelitian (scientific bases).

Orasi profesor riset dilaksanakan tiga orang Peneliti Ahli Utama Badan Litbang Pertanian yaitu, Prof. (Riset). Dr. Ir. Saptana, MSi dalam bidang Sosial Ekonomi Pertanian,  Prof. (Riset) Dr. Ir. Amran Muis, MS dalam Bidang Hama dan Penyakit Tanaman dan Prof. (Riset).  Dr. Ir. Mat Syukur, MS dalam bidang Sosial Ekonomi Pertanian.

Dalam sambutannya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyampaikan harapannya para profesor riset di bidang pertanian dapat berperan dalam pembinaan para peneliti muda.

"Saya berharap para profesor di bidang pertanian dapat membina dan memotivasi para peneliti muda dimasa datang, dan saya juga menyampaikan penghargaan yang setinggi tingginya kepada ketiga profesor riset di bidang pertanian, karena konsep pemikiran dan gagasannya selaras dengan  upaya kita wujudkan pertanian maju, mandiri dan modern," kata Mentan Syahrul.

Baca juga: Akhirnya Kementan Akan Cabut Keputusan Menteri Pertanian Terkait Penetapan Ganja

Dalam gagasan yang disampaikan ketiga profesor riset tersebut, Mentan Syahrul mengapresiasi konsep pemikiran yang dirumuskan ketiga professor baru ini selaras dengan upaya mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern (3M).

"Rekomendasi tentang penguatan kelembagaan agribisnis yang disampaikan Prof. Saptana sangat penting dalam mendorong transformasi agribisnis menjadi usaha yang komersial dan berdaya saing.  Demikian juga pemikiran tentang pengendalian penyakit terpadu jagung yang disampaikan Prof. Amran Muis diharapkan memberikan kontribusi pada peningkatan produksi jagung nasional. Selanjutnya inovasi Prof.Mat Syukur dalam bidang keuangan mikro diharapkan dapat meningkatan akses petani kecil terhadap permodalan, sehingga usaha pertanian skala kecil dapat terus berkembang," tambahnya.

Karena itu, Mentan mengharapkan ketiga Profesor Riset yang baru dikukuhkan ini dapat lebih berperan aktif menjadi pembina dan motivator bagi para peneliti yang lebih muda, baik dalam bidang kepakaran, maupun dalam pengembangan jati-diri, integritas serta profesionalisme mereka.

Prof. Saptana, Prof. Amran Muis dan Prof. Mat Syukur, merupakan Profesor ke 144, 145 dan 146 di Badan Litbang Pertanian, Kementerian Pertanian (Kemtan) dan merupakan Professor riset ke 560, 561 dan 562 secara nasional.  Saat ini Professor Riset Kemtan yang masih aktif sebagai PNS berjumlah 57 orang dari 1633 peneliti dan total 5698 PNS di Badan Litbang Pertanian Kementan.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X