Semburan Lumpur dan Gas Beracun Muncul di Wisata Geologi Kesongo Blora

Andika
- Kamis, 27 Agustus 2020 | 17:23 WIB
SEMBURAN LUMPUR : Semburan lumpur bercampur gas beracun muncul di wisata  Geologi Kesongo, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan  Jati, Blora,  Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. (Foto : Suara Merdeka/Urip Daryanto)
SEMBURAN LUMPUR : Semburan lumpur bercampur gas beracun muncul di wisata Geologi Kesongo, Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora, Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. (Foto : Suara Merdeka/Urip Daryanto)

BLORA, suaramerdeka.com  - Semburan lumpur bercampur gas muncul di lokasi wisata Geologi Kesongo, ikut Dukuh Sucen, Desa Gabusan, Kecamatan  Jati, Blora,  Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB. Di kejadian itu, seorang warga sempat menghirup gas beracun itu hingga mengalami mual-mual.

Kapolsek Jati, Polres Blora,  AKP Bajuri, ketika konfirmasi membenarkan kejadian itu, ada seorang warga yakni, Warno (40) warga Desa Gabusan, yang menghirup gas beracun itu dan mual-mual. Korban sempat dibawa ke Puskesmas terdekat dan rawat jalan.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, menurut saksi mata, Suyatin (46), warga Dukuh  Sucen, Desa Gabusan, peristiwa alam Kurdo ( keluarnya lumpur dan gas beracun dari dalam tanah disertai dengan letupan setinggi 1,5 Meter itu,  terjadi Kamis (27/08/2020) sekitar pukul 05.00 WIB.

Menurut keterangan warga sekitar lokasi,  peristiwa tersebut sudah sering  terjadi. Dimungkinkan karena faktor alam. Semburan lumpur di Kesongo tersebut telah berhenti. Lumpur juga sempat mengubur 19 ekor kerbau yang ada di sekitar lokasi.  Seekor di antaraya sudah berhasil ditemukan dalam kondisi hidup, sementara 18 ekor lainnya masih dalam pencarian.

''Saya sudah kroscek, memang ada 19 ekor kerbau yang ikut terkubur dalam semburan lumpur di Kesongo itu. Namun seekor diantaranya sudah berhasil ditemukan dalam kondisi hidup,'' jelas  Imam (37), anggota Karang Taruna Kecamatan Jati dan anggota BPD  desa setempat.

Ditanya apakah semburan lumpur itu panas ? Menurut Imam, semburan lumpur itu tidak panas, hanya memang sempat mengubur kerbau-kerbau itu, ''dimungkinkan yang panas hanya di pusat semburan,'' tambah Imam.

Editor: Andika

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB
X