KPK Didesak Usut Indikasi Korupsi Pembangunan Gedung Terpadu UIN Sumut

- Selasa, 18 Agustus 2020 | 19:04 WIB
Foto: suaramerdeka.com/Dok
Foto: suaramerdeka.com/Dok

MEDAN, suaramerdeka.com - Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Germasi) Sumatera Utara mendesak KPK mengusut tuntas pembangunan gedung kuliah Terpadu UIN Sumatra Utara (UIN-Su).

Proyek yang didanai Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), dan Kemenag RI tahun 2018 senilai Rp 45,7 miliar itu hingga kini belum rampung pengerjaannya.

Para aktivis mahasiswa yang tergabung dalam Germasi Sumut ini meminta KPK menurunkan tim supervisi ke lokasi, serta meminta Komisi VIII DPR-RI dan Kemenag untuk melakukan evaluasi terhadap kinerja di jajaran Rektorat.

"Kami meminta KPK segera menurunkan tim untuk melakukan pengawasan dan penyelidikan pada proses pembangunan gedung terpadu ini," kata Koordinator Germasi, Syafrizal Mulia kepada wartawan, Selasa (18/08).

Baca Juga: Kemenkumham Jateng Dorong Tercapainya Wilayah Bebas Korupsi

Menurutnya, kasus ini sudah berlarut-larut tanpa ada kepastian dari pihak rektorat UIN-Su. Ditegaskan Rizal, permasalahan ini lebih menyentuh kepada fungsi penggunaan sarana gedung terpadu tersebut agar bisa dioperasikan untuk kegiatan perkuliahan. Selain pihak rektorat, pihak rekanan yang mengerjakan proyek tersebut juga belum memberikan penjelasan kapan gedung bisa difungsikan.

"Dari informasi beberapa media, tahun 2019 selesai. Namun nyatanya hingga pertengahan Agustus 2020 belum rampung dan belum dioperasionalkan, ada apa ini bisa molor seperti ini," tandas Rizal. 

Pihaknya pun meminta agar indikasi pelanggaran hukum pada pembangunan Gedung Terpadu ini dapat diselesaikan segera mungkin. Sehingga dinamika kampus bisa kembali kondusif dan representatif. 

Kapolda Sumut, Irjen Martuani Sormin melalui Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan mengatakan, kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. "Masih diselidiki, Rektor UINSU sudah dimintai keterangannya sebagai saksi pekan lalu termasuk puluhan saksi,” ujar MP Nainggolan.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X