Bentuk Satgas Covid-19 Internal, Solusi Klaster Perkantoran

- Selasa, 18 Agustus 2020 | 14:19 WIB
Ilustrasi istimewa
Ilustrasi istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com  – Perkantoran kini menjadi klaster penularan virus Covid-19 di wilayah perkotaan. Mengapa? Peningkatan kasus positif di klaster perkantoran terjadi lantaran tingkat kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan masih kurang baik dan cenderung diabaikan.

Untuk penegakan disiplin perlu pengawasan dan kontrol bersama untuk saling mendukung dan mengingatkan. ”Penting bagi tempat kerja atau perusahaan membuat semacam tim satgas covid di internal mereka,’’ kata dokter spesialis okupasi dr Nuri Purwito Adi, MSc, SpOk saat dialog digital di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, di Jakarta, Sabtu (15/8).

Tim tersebut mencari dan meng-update informasi dari gugus tugas apa saja yang kira-kira perlu untuk mereka lakukan, termasuk membuat penilaian risiko (penularan). ‘’Perlu ditingkatkan kesadarannya untuk kepentingan bersama,” ujar Nuri.

Nuri Purwito Adi mengatakan penerapan protokol kesehatan menjadi kunci utama menekan potensi penularan Covid-19 dalam segala aspek, di mana pun dan kapan pun, termasuk perkantoran. ‘’Faktor yang menyebabkan penularan di perkantoran adalah pada saat para pekerja abai terhadap protokol kesehatan. Abai terhadap protokol itu dampaknya bisa terjadi penularan,” tegas Nuri.

Nuri berharap para pekerja dan masyarakat di lingkungan perkantoran dapat memperhatikan risiko terjadinya penularan, seperti mengurangi atau menghidari pertemuan dalam jumlah banyak dan membatasi kehadiran massa maksimal sebanyak 20 orang dalam suatu acara besar.

Sementara itu, Co-founder Fittual Fest, Jake Joaquin sependapat dengan Nuri dalam penerapan disiplin protokol kesehatan di kantor. “Bisa dengan menunjuk koordinator suatu kantor yang harus benar-benar bisa selalu mengingatkan setiap hari untuk pakai masker, jangan lupa bawa hand sanitizer, desinfektan, minum vitamin, dan lain sebagainya,” tutur Jake.

 Jake mengatakan saat ini kantornya telah menerapkan protokol kesehatan, seperti terdapat sanitize room, pengecekan dan penerapan sanksi bagi yang melanggar protokol kesehatan, dan telah membawa peralatan ibadah pribadi. Namun dia mengakui upaya untuk memastikan seluruh pekerja agar tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan masih menjadi tantangan pada masa kebiasaan baru.

Perilaku tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan akan membuat pandemi Covid-19 tidak akan kunjung usai. “Cukup prihatin karena yang rugi mereka sendiri. Pertama, secara tidak langsung berdampak ke sektor yang saya jalani (event organizer) juga dan karena Covid-19 tidak mendapatkan izin keramainan,’’ kata Jake.

Jake menyampaikan kepada masyarakat berkantor aman dan tetap mampu disiplin menerapkan protokol kesehatan. “Kita harus menggunakn masker, membawa masker cadangan, hand sanitizer, desinfektan, botol minum dan peralatan makan pribadi, vitamin, tisu, dan peralatan ibadah pribadi sehingga aktivitas kita di kantor dapat berjalan dengan baik dan tentunya aman dari penularan Covid-19,” kata Jake.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Viral! Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Begini Sosoknya 

Senin, 24 Januari 2022 | 14:34 WIB
X