Insentif Tenaga Kesehatan Covid-19 Rp 843 Miliar, Sudah Dibayarkan

- Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:10 WIB
istimewa
istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan mengaku sudah mencairkan lebih dari Rp 843 miliar untuk membayar insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19 baik di pusat maupun di daerah.

''Untuk insentif tenaga kesehatan, Pemerintah sudah membayar lebih dari Rp 843 miliar. Yang dibayarkan insentif pusat lebih dari Rp 510 miliar dari pagu 1,9 triliun dan insentif daerah lebih dari Rp 333 miliar dari pagu Rp 3,7 triliun,'' kata Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Prof  Kadir, di Jakarta, Selasa (11/8).

Total, Pemerintah menganggarkan Rp 5,6 triliun untuk insentif tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Anggaran tersebut dibagi dua, untuk pusat dan daerah. Sebanyak  Rp 1,9 triliun dikelola oleh Kementerian Kesehatan dan Rp 3,7 triliun dikelola oleh Kementerian Keuangan.

Baca juga: Insentif Tenaga Kesehatan, Kemenkeu Klaim Sudah Cairkan Rp 58 Miliar

Sesuai Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) No HK.01.07/MENKES/392/2020, pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan Covid-19, Kementerian Kesehatan menerima pengajuan insentif dari rumah sakit (RS) vertikal, RS TNI dan Polri, RS darurat dan RS swasta, KKP, laboratorium dan BTKL. Sementara Kementerian Keuangan menerima pengajuan usulan insentif dari fasilitas pelayanan kesehatan daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengalokasikan insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) pusat dan swasta ke dalam DIPA Kementerian Kesehatan sebesar Rp1,9 triliun. Sedangkan, insentif untuk tenaga kesehatan daerah sebesar Rp 3,7 triliun yang dialokasikan bertahap melalui DAK nonfisik.

Editor: Andika

Tags

Terkini

18 Ribu Tenaga Pelacak Dikerahkan

Jumat, 30 Juli 2021 | 01:30 WIB

Ganda Putri Pertama ke Semifinal Olimpiade

Jumat, 30 Juli 2021 | 01:20 WIB

Luhut: Tracing Kunci Utama Penanganan COVID-19

Kamis, 29 Juli 2021 | 20:35 WIB
X