Staf KPU Yahukimo Dibunuh Orang Tak Dikenal, Ini Kronologinya

- Rabu, 12 Agustus 2020 | 18:27 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seorang Staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo asal Banyumas Hendry Jovinski, yang menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia oleh orang tidak dikenal (OTK) di tempatnya bertugas.

Sebelumnya yang bersangkutan dikabarkan dianiaya sampai meninggal dunia, saat melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih di Kabupaten Yahukimo. 

Ketua KPU Papua Theodorus Kossay mengkonfirmasikan, staf KPU Yahukimo tersebut dianiaya sampai meninggal dunia usai mengantarkan obat ke rumah Kenan Mohi yang juga staf KPU setempat. Kenan sambung pria yang akrab disapa Theo itu, meminta Henry mengantarkan dia ke rumah untuk memberikan obat karena ada anggota keluarganya yang sakit.

Baca Juga: Arief Budiman Minta Penganiaya Staf KPU Asal Banyumas Agar Diproses Hukum

Menurut dia sesuai kronologis yang didapatkan, bersama-sama Henry menuju rumah Kenan di Jalan Gunung. Sepulang dari sana, saat melewati Jembatan Brasa Kecil Distrik Dekai, Yahukimo Papua dicegat oleh seseorang yang tidak dikenal dan diminta menunjukkan KTP.

"Hei kamu orang mana," kata Theo menirukan orang tidak dikenal tersebut berdasarkan kesaksian Kenan Mohi saat jumpa pers di Kantor KPU RI yang ditayangkan di akun Facebook lembaga penyelenggara pemilu tersebut, Rabu (12/8). 

"Saya orang Indonesia," jawab Henry seperti ditirukan Theo.

Tiba-tiba orang tidak dikenal tersebut menusuk Henry dari belakang. Kemudian Henry terjatuh dan pingsan, tiba-tiba datang satu orang lagi dan membacok korban. Karena ketakutan Kenan yang asli Yahukimo berteriak minta tolong, sebanyak tiga kali. "Tolong, tolong, tolong" tiru Theo.

Baca Juga: Staf KPU Papua asal Banyumas Dibunuh OTK

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X