Sebagian Warga Komplek Sekitar Secapa AD Enggan Jalani Tes Massal

- Selasa, 14 Juli 2020 | 20:15 WIB
Sebagian warga komplek sekitar Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD enggan jalani tes massal. (istimewa)
Sebagian warga komplek sekitar Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD enggan jalani tes massal. (istimewa)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sebagian warga komplek sekitar Sekolah Calon Perwira (Secapa) AD enggan jalani tes massal. Demikian laporan yang disampaikan Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat sekaligus Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat, Berli Hamdani.

Baca juga: Putus Mata Rantai Penularan Virus Corona, Secapa AD Berlakukan PSBM

"Dinas (Kesehatan) Kota Bandung melaksanakan tes secara masif untuk wilayah sekitar, tidak semua masyarakat di tempat saat itu bersedia dilakukan tes jadi masih akan dilakukan tes kembali mulai Rabu sampai Jumat terhadap kurang lebih 600 masyarakat di sekitar institusi," ujarnya.

Tes massal ini merupakan bagian dari penanganan tindak lanjut dalam upaya memutus mata rantai penularan covid-19 di klaster Secapa AD melalui Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Selain tes massal juga dilakukan penyemprotan desinfektan di komplek warga sekitar.

Sebelumnya, Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM) untuk mengisolasi sekaligus memutus mata rantai penularan virus corona atau covid-19 Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) Kota Bandung diberlakukan mulai 14 Juli sampai dengan 28 Juli 2020.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Cidadap Kota Bandung, Hilda Hendrawan menjelaskan tujuh Rukun Warga (RW) akan diawasi ketat dan merupakan kawasan terdekat dengan Secapa AD. "Kawasan yang terdekat atau berbatasan langsung itu semuanya ada 7 RW. Di antaranya ada 4 RW di Kelurahan Hegarmanah, 1 RW di Kelurahan Ledeng dan 2 RW Kelurahan Ciumbuleuit,” ujar Hilda.

Hilda menerangkan, pihaknya berkoordinasi dengan Secapa untuk penyelarasan pelaksanaan teknis dengan TNI. "Hari ini komunikasi dengan Secapa, karena yang kita garap di lingkungan di sana. Intinya untuk sinergisitas dengan situasi kondisi dan program kita. Para lurah sudah diinstruksikan menyosialisasikan PSBM ke masyarakat,” pungkasnya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X