Indonesia Police Watch Minta Polri Tindak Tegas Judi Online

- Selasa, 14 Juli 2020 | 12:13 WIB
Istimewa
Istimewa

Dalam kesempatan itu Neta mengungkapkan, markas judi online itu hanya selangkah dari Mabes Polri. Dia juga mempertanyakan, mengapa Kementerian Informasi dan Informatika - yang begitu tegas membasmi bisnis seks online - tak mampu memberangus judi online.

"Bisnis judi online memang menghasilkan dana segar yang sangat gurih. Yang mana dananya bisa mengalir kemana-mana. Adapun bandar yang tidak bergabung dalam konsorsium, disapu bersih oleh mereka," tuturnya.

Antara lain seperti judi online yang bermarkas di pertokoan di Jakarta Barat. Karenanya, IPW khawatir jika judi online ini dibiarkan, maka para bandarnya akan masuk dan menyeponsori jago-jagonya yang akan bertarung sebagai kepala daerah dalam pilkada serentak mendatang.

"Dampaknya, mereka tidak hanya mengembangkan perjudian online ke daerah, tapi juga akan terlibat dalam berbagai proyek pengadaan di daerah maupun menguasai lahan pertambangan maupun perkebunan, di daerah tempat jagoannya yang memenangkan pilkada tersebut," imbuhnya.

Untuk itu, Tim Satgas Merah Putih Polri perlu segera bertindak tegas menjaga marwah Merah Putih Indonesia. "Yakni dengan membubarkannya dan menangkapi para bandarnya, serta menutup semua akses perjudian onlinenya," tukas Neta.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Aniaya Teman Karaoke, 2 Pelaku Ditangkap

Jumat, 24 September 2021 | 20:12 WIB

Presiden Minta Jaga Kelestarian Penyu

Jumat, 24 September 2021 | 01:20 WIB

PTM Tak Akan Disetop

Jumat, 24 September 2021 | 01:10 WIB

Membudidayakan Klanceng agar Sejahtera

Jumat, 24 September 2021 | 01:00 WIB
X