Gus Baha Trending, Pengamat: Sentilan Warganet Buat Kepemimpinan PBNU

- Senin, 11 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Foto Gus Baha (Instagram/@nasihat_gusbaha)
Foto Gus Baha (Instagram/@nasihat_gusbaha)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Pengamat politik digital Bambang Arianto, memberikan komentar terkait hasil survei bursa ketum PBNU dari Indostrategic, 8 Oktober 2021, yang memunculkan nama Gus Baha dan lantas menjadi trending

Menurut peneliti media sosial di Institute for Digital Democracy (IDD) ini trendingnya nama Gus Baha, yang juga ulama muda Nahdlatul Ulama (NU) menjadi hal yang lumrah di era demokrasi digital.

Memang beberapa hari ini kata kunci Gus Baha di semua platfotm media sosial cukup banyak dibicarakan.

"Bila dianalisa bisa dimaknai beberapa hal. Pertama, bahwa pemilihan ketum PBNU cukup fenomenal dan sangat dinantikan banyak pihak. Mengingat NU merupakan ormas terbesar di Indonesia dan punya magnet bagi kekuatan politik apapun di Indonesia," kata Bambang.

Baca Juga: Kreativitas Merupakan Perwujudan dari Ide dan Gagasan, Berbasis 3 Budaya, Intelektual dan Tekno

Kedua, kemunculan nama Gus Baha bisa dimaknai sebagai sentilan bagi model kepemimpinan PBNU.

Pasalnya selama ini PBNU terkesan tidak bisa menjaga jarak dengan pemerintah.

Meski mengklaim menjadi mitranya pemerintah, tapi publik berharap NU bisa tetap kritis dengan berbagai kebijakan pemerintah

"Sebab bagaimanapun tidak semua kebijakan pemerintah itu pro rakyat. Jadi diperlukan peran dari semua simpul gerakan masyarakat sipil salah satunya ormas NU untuk tetap kritis," kata Bambang.

Baca Juga: Tak Mau Terjebak Isu Covid-19 Terus, Emil Siap Melawat ke Timteng dan Jepang

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tagar Giring Trending di Twitter, Ini Penyebabnya

Kamis, 6 Januari 2022 | 22:28 WIB
X