Brigjen Junior Tumilaar Kirim Surat ke Kapolri, Politisi PDIP Sebut Bisa Memantik Konflik Polri dan TNI

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 06:51 WIB
Brigjen Junior Tumilaar (kanan) saat menjemut Ari, warga yang ditangkap Polresta Manado. (foto pikiran-rakyat.com)
Brigjen Junior Tumilaar (kanan) saat menjemut Ari, warga yang ditangkap Polresta Manado. (foto pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Aksi mengirim surat ke Kapolri yang dilakukan Irdam XIII Merdeka, Manado, Brigjen Junior Tumilaar, mendapat sorotan dari politisi PDIP, TB Hasanuddin.

Menurut Hasanuddin, aksi Brigjen Junior Tumilaar itu bisa memantik konflik antara Polri dan TNI.

Hasanuddin mengimbau, bahwa persoalan yang dipikirkan Brigjen Junior Tumilaar terkait pembelaan warga miskin ditangkap Polresta Manado, bisa diselesaikan melalui koordinasi antar lembaga.

Baca Juga: Era Digital Makin Berkembang Pesat, Gus Jazil: Santri Harus Melek Teknologi

Hasanuddin berharap, jangan sampai ada kesan bahwa antara kedua lembaga tidak akur.

"Situasi di atas sesungguhnya tidak boleh terjadi. Ini masalah koordinasi saja. Saya sarankan perlu ada kordinasi yang intens dan lebih terbuka (sesuai aturan perundang-undangan yang ada). Jangan ada kesan kedua lembaga ini saling bersaing dan tak pernah akur," kata Hasanuddin, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari galamedia.pikiran-rakyat.com, minggu, 10 Oktober 2021.

Ia menyebut, Indonesia adalah negara hukum dan siapapun yang melakukan pelanggaran harus segera ditindak tanpa keraguan.

Baca Juga: Wamenag: Berfikir Secara Moderat dan Dinamis Menjadi Kekuatan Islam

Namun perlu mengikuti prosedurnya, tinggal penyidik koordinasi dengan Denpom setempat.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB
X