WADA Beri Teguran soal Standar Anti-Doping, Yoyok Sukawi Minta Kemenpora Respon Cepat

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 21:25 WIB
Yoyok Sukawi (suaramerdeka.com/dok)
Yoyok Sukawi (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Anggota Komisi X DPR RI, A.S. Sukawijaya meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai otoritas pemerintah dalam bidang olahraga untuk merespons cepat surat teguran dari The World Anti-Doping Agendy (WADA).

Sebagaimana diketahui bersama, WADA pada 7 Oktober lalu mengirim surat teguran kepada Indonesia karena dianggap tidak patuh pada penegakan standar anti-doping karena tidak mengikuti Test Doping Plan (TDP) yang dibuat pada tahun 2020.

“Beberapa pihak terkait harus cepat merespons. Kemenpora dan LADI (red-Lembaga Anti Doping Indonesia) harus segera mengirimkan sample ke lab anti doping. Apalagi Pak Menpora juga sudah menjelaskan bahwa sample dari PON akan dikirim ke sana,” ujar Yoyok Sukawi di Semarang, Sabtu 9 Oktober 2021.

Baca Juga: Airlangga Hartarto Hibahkan 2 Bus Listrik dan Microbus untuk UGM

Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Demokrat ini berharap Indonesia tidak menerima hukuman karena anggapan WADA yang menganggap Indonesia tidak taat patuh pada aturan mengenai larangan doping.

Indonesia sendiri apabila dinyatakan bersalah tidak bisa memenuhi standar anti-doping terancam terkena hukuman seperti pencabutan hak Indonesia sebagai tuan rumah untuk kejuaraan level regional, kontinental, dan dunia selama masa penangguhan.

Selain itu, LADI juga dilarang duduk sebagai anggota dewan di komite sampai status sanksi dipulihkan, atau minimal menjalani masa penangguhan selama satu tahun.

Baca Juga: IDI Jateng Masih Fokus Penanganan Covid-19 serta Perlindungan Hukum Dokter

Tak hanya itu, Indonesia juga dilarang mengibarkan bendera Merah Putih, kecuali dalam ajang Olimpiade.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Liga Italia Pekan 23: Waktunya AC Milan Vs Juventus

Sabtu, 22 Januari 2022 | 06:26 WIB
X