Waspadai Kelompok yang Ingin Memecah Belah Persatuan

- Senin, 29 Juni 2020 | 22:55 WIB
Waspadai Kelompok yang Ingin Memecah Belah Persatuan. (istimewa)
Waspadai Kelompok yang Ingin Memecah Belah Persatuan. (istimewa)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Waspadai kelompok yang ingin memecah belah persatuan. Hal itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Pagar Nusa Nahdlatul Ulama (NU) Muchamad Nabil Haroen. Dia mengecam demonstrasi RUU-HIP yang berujung pada pembakaran bendera PDI Perjuangan dan upaya mendelegitimasi Bung Karno. Dia mengingatkan, jangan sampai ada upaya mengadu domba umat Islam dengan kelompok nasionalis. Bendera itu simbol kehormatan dan jati diri.

"Dia yakin orang-orang yang melakukan aksi provokasi itulah yang membawa bendera PKI dan membakarnya bersama bendera PDI Perjuangan memiliki aksi tersembunyi. Pihak kepolisian harus berani menangkap para provokator tersebut," ujar Gus Nabil, sapaan Nabil Haroen, Senin (29/6).

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini menambahkan, Nahdliyyin dan kelompok Soekarnois itu saudara. Keduanya sama-sama berjuang mendirikan Republik Indonesia. Karena itulah mengapa Bung Karno sangat dekat dengan NU, demikian halnya PDI Perjuangan. Bung Karno juga mendapat pengukuhan dari NU sebagai waliyyul amri ad-dharuri bis-syaukah. Yakni, pemimpin negara di masa transisi yang punya legitimasi untuk memimpin bangsa.

"Bung Karno juga dikukuhkan sebagai Pahlawan Islam melalui Konferensi Islam Asia Afrika pada 6-14 Maret 1965 di Bandung," kata Gus Nabil.

Dia juga menyebut, tanpa dukungan, Bung Karno tidak akan ditemukan makam Imam Buchori di kawasan Uzbekistan, yang saat itu berada di wilaya Soviet yang dipimpin Nikita Krushchev. Bung Karno banyak membantu kemerdekaan bangsa Islam seperti Aljazair, Palestina, dan kemudian juga pembela kemerdekaan Pakistan. Jadi jangan sampai ada yang memutar balikkan sejarah.

"Kalau mereka terus memecah belah bangsa, mereka melawan demokrasi dan konsesus kebangsaan, harus ada tindakan tegas melawan itu," tegas Gus Nabil.

Lebih lanjut, Gus Nabil juga mengatakan, Kelompok Soekarnois dan PDI Perjuangan telah menunjukkan komitmennya bersama Nahdlatul  Ulama, terbukti dengan gerakan bersama wakil Presiden KH Ma’ruf Amin yang berasal dari NU.

"Ibu Megawati juga sangat membela Palestina dan menolak keras aksi unilateral Amerika Serikat terhadap Irak. Kita harus melihat catatan sejarah bangsa ini secara komprehensif," ujar Gus Nabil

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X