Emil Salim Kritik Rencana Pembangunan Wisata Premium di Pulau Komodo, Sandiaga Buka Suara

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 19:53 WIB
cuitan Mantan Menteri Perhubungan Indonesia, Emil Salim terkait rencana perombakan kawasan cagar budaya Pulau Komodo/Twitter @emilsalim2010
cuitan Mantan Menteri Perhubungan Indonesia, Emil Salim terkait rencana perombakan kawasan cagar budaya Pulau Komodo/Twitter @emilsalim2010

SUARAMERDEKA.COM - Taman Nasional Pulau Komodo yang akan direncanakan menjadi wisata premium rupanya menuai pro kontra.

Mantan Menteri Perhubungan Indonesia, Emil Salim berpendapat bahwa rencana perombakan kawasan cagar budaya Pulau Komodo justru mengganggu kehidupan satwa di sana.

Seperti yang disampaikan Emil Salim melalui Twitter resminya @emilsalim2010

"Jika kawasan Komodo, warisan dunia dirombak lalu lahir proyek glow dengan sinar menerangi Kebun Raya Bogor yang mengganggu kehidupan gelap mahluk alami demi kepentingan komersil wisata, kita bertanya kepada Menteri Pariwisata: mengapa ekosistem alami dirusak untuk pariwisata?" tulisnya.

Baca Juga: Pengasuh Pondok Pesantren Pegang Peranan Keberhasilan Vaksinasi Covid-19

Cuitan yang hingga saat ini mendapat 2,6 ribu likes sontak mendapat balasan jawaban dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno pada 9 Oktober 2021.

“Kami sudah berdiskusi dengan @mkusumawijaya dan mendapatkan masukan langsung dari para pencinta lingkungan terkait hal tersebut. Kami segera berkoordinasi untuk menemukan langkah jitu soal tersebut.” balas Sandiaga Uno melalui akun Twitter @sandiuno.

Sandiaga juga menambahkan tentang komitmen pembangunan pariwisata yang harus berkualitas, berkelanjutan demi terciptanya lapangan kerja supaya menggerakan roda ekonomi di Indonesia.


Artikel ini telah dimuat di pikiran-rakyat.com dengan judul: Emil Salim Kritik Soal Wisata Premium di Pulau Komodo, Sandiaga Uno: Kami Sudah Berkomitmen

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB

Menyikapi Penurunan Kualitas Demokrasi Selama Pandemi

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:23 WIB
X