PMI Resmikan 2 Juta Vaksin untuk Indonesia, Relawan Dikerahkan Jadi Vaksinator

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 12:03 WIB
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla meninjau pelaksanaan vaksinasi di kompleks Setda Sleman bertepatan launching 2 Juta Vaksin bagi Indonesia, Sabtu, 9 Oktober 2021. (suaramerdeka.com / Amelia Hapsari)
Ketua Umum PMI Jusuf Kalla meninjau pelaksanaan vaksinasi di kompleks Setda Sleman bertepatan launching 2 Juta Vaksin bagi Indonesia, Sabtu, 9 Oktober 2021. (suaramerdeka.com / Amelia Hapsari)

"Sampai sekarang sudah 2.300 relawan yang ditraining. Minggu depan rencananya akan dilakukan lagi pelatihan bagi sekitar 700 relawan," ujarnya.

Meski baru saja di-launching 2 juta vaksin, program vaksinasi oleh PMI sejatinya sudah berjalan sejak beberapa pekan lalu.

Melalui kerja sama dengan pemerintah daerah, vaksinasi telah menjangkau lebih dari 850 ribu orang di seluruh Indonesia.

Ketua Umum PMI Jusuf Kalla mengatakan, turunnya angka kasus Covid-19 dibanding bulan lalu merupakan upaya bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjalanlan prokes 5M, 3T, dan vaksinasi.

Baca Juga: Peringatan Hari Kesehatan Mental Dunia, Begini Sejarahnya

"Vaksinasi ini penting guna menahan laju sebaran Covid-19. Untuk menjaga imunitas masyarakat secara umum dibutuhkan setidaknya 400 juta suntikan bagi 200 juta penduduk, dan per hari ini tercapai sekitar 30 persen," kata mantan Wakil Presiden RI ini.

Target 400 juta dosis itu, menurut dia, bukan suatu hal yang mudah sehingga PMI merasa tergugah untuk ikut membantu pemerintah.

Terlebih, organisasi kemanusiaan ini memiliki banyak relawan kesehatan yang tersebar di daerah.

Diharapkan, penyuntikan 2 juta dosis vaksin bisa selesai dalam jangka waktu satu bulan.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyambut baik langkah kolaborasi dengan PMI ini. Sebab jika hanya mengandalkan faskes, herd immunity akan sulit terkejar.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X