Pekerja Terdampak Covid-19, Klaim JHT Diprediksi Melonjak

Rosikhan
- Rabu, 17 Juni 2020 | 21:43 WIB
Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto melakukan uji coba perangkat layanan Lapak Asik di Kantor BPJamsostek Cabang Pekalongan. (SM/ Isnawati)
Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto melakukan uji coba perangkat layanan Lapak Asik di Kantor BPJamsostek Cabang Pekalongan. (SM/ Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pengajuan klaim program Jaminan Hari Tua (JHT) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaa (BPJamsostek) diprediksi bakal melonjak hingga empat kali lipat menyusul dampak Covid-19 terhadap perekonomian.

Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto mengatakan itu saat meninjau Kantor BPJamsostek Cabang Pekalongan guna memastikan kelancaran pelayanan Layanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik) offline, baru-baru ini.

Agus Susanto menyebutkan, hingga Mei jumlah peserta BPJamsostek yang menonaktifkan kepesertaan tercatat 5,4 juta peserta. Dari jumlah itu, 921.000 peserta telah mengajukan klaim JHT. ‘’Artinya, ke depan potensi pengajuan klaim akan meningkat bisa tiga atau empat kali lipat dari kondisi normal," kata Agus.

Berdasarkan data-data itu, menurut Agus perlu peningkatan layanan peserta yang mengajukan klaim JHT. BPJamsostek akan membuka seluruh kanal layanan melalui protokol Lapak Asik, baik layanan secara online, offline dan kolektif.

Baca Juga: BPJamsostek Kendal Bantu APD ke RSUD Soewondo

"Kami harus mengimbangi potensi peningkatan jumlah klaim JHT tersebut melalui kesiapan pelayanan yang baik. Salah satunya membuka layanan Lapak Asik offline dengan sistem one to many,’’ katanya.

Layanan sistem ‘’one to many’’ dimana satu customer service dapat melayani empat hingga enam peserta sekaligus secara bersamaan. ‘’Dulu, pelayanan dilakukan per satu orang secara 'face to face'. Namun sekarang bisa sekaligus banyak orang," jelasnya.

Agus mengatakan, meski dilakukan dengan sistem offline, namun pelayanan tetap tidak mempertemukan petugas BPJamsostek dan peserta secara langsung. Kantor cabang BPJamsostek menyediakan bilik- bilik yang dilengkapi layar monitor yang terhubung dengan petugas secara video conference untuk kebutuhan komunikasi dan verifikasi data.

Selain itu, BPJamsostek juga memberikan kemudahan klaim bagi peserta melalui kanal Lapak Asik kolektif. Fasilitas ini, lanjut dia, ditujukan kepada perusahaan skala besar dan menengah yang terpaksa melakukan PHK kepada minimal 30 persen tenaga kerjanya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Terkini

Banten, DKI Jakarta Diguncang Gempa Magnitudo 6,7 SR

Jumat, 14 Januari 2022 | 16:53 WIB
X