Pembangunan Kampung Nelayan Tambakrejo Mulai Dikerjakan

Nugroho
- Rabu, 17 Juni 2020 | 16:26 WIB
 Pembangunan Kampung Nelayan Tambakrejo mulai dikerjakan
Pembangunan Kampung Nelayan Tambakrejo mulai dikerjakan

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pembangunan Kampung Nelayan Tambakrejo mulai dikerjakan. Hal ini menjadikan warga Tambakrejo Kelurahan Tanjungmas, Kecamatan Semarang Barat untuk memiliki Kampung Nelayan mulai terealisasikan. Sesuai dengan janji Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang sebelumnya.

Dulu pada tahun lalu, hunian warga Tambakrejo dirobohkan secara paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang. Hal itu lantaran, hunian mereka berada di bawah jembatan Yos Sudarso dan terdampak normalisasi Banjirkanal Timur.

Kemudian warga tak menyerah begitu saja. Meskipun rumah mereka telah dihancurkan secara paksa, mereka tetap bisa bertahan hidup dengan mendirikan Hunian Sementara (Huntara) di lokasi tersebut. Hingga akhirnya Pemkot Semarang mewujudkan impian warga Tambakrejo untuk membangun Kampung Nelayan.

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, beberapa petugas dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang tengah melakukan penataan lahan. Termasuk melakukan pengurukan tanah untuk akses jalan dengan mengerahkan satu alat bego dan truk pengangkut tanah.

"Untuk tahap pertama ini kami sedang melakukan penataan lahan sejauh 139 x 53 meter. Kemudian pada tahap kedua akan membangun pondasi untuk rumah warga. Ada sekitar 96 unit yang akan dibangun sesuai dengan data warga. Untuk satu unitnya berukuran 8x6 meter persegi. Diperkirakan target selesai sekitar selama 25 Minggu," ujar Sekretaris Disperkim, Triwardoyo, saat melaksanakan penataan lahan di Tambakrejo, Rabu (17/6).

Sementara itu, Ketua RT 5 RW 16, Kampung Tambakrejo, Rahmadi mengatakan sangat bersyukur Pemkot Semarang yang telah menepati janjinya. Tentunya dengan adanya Kampung Nelayan bisa mensejahterakan warga Tambakrejo. Pasalnya, mengenai impian memiliki Kampung Nelayan telah dicanangkan sejak dulu. Dengan harapan paska penggusuran warga bisa memiliki rumah lagi.

"Keberadaan Kampung Nelayan merupakan tolok ukur proses pembangunan Kota Semarang dalam mensejahterakan masyarakat. Bahkan kami sudah merasakan sejahtera meskipun masih dalam proses penataan lahan. Semoga pengurukan tanah segera selesai dan warga bisa memiliki rumah lagi," jelasnya.

Menurutnya, apabila Kampung Nelayan sudah selesai dibangun, rencana warga Tambakrejo akan membuat Kampung Nelayan menjadi Kampung Wisata Nelayan. Bahkan rencana tersebut sudah mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata Kota Semarang, serta dinas-dinas terkait juga mendukung. Termasuk Wali Kota Semarang juga mendukung rencana kampung wisata di Tambakrejo.

Adapun kampung wisata yang akan dikembangkan warga Tambakrejo berupa wisata laut, warung apung, spot pemancingan, dan warung kuliner yang menyediakan menu khusus hasil tangkapan para nelayan Tambakrejo. Dengan demikian hal itu dapat menambah tambahan ekonomi warga Tambakrejo.

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

Gunung Semeru Meletus, Ini Sejarah Letusannya

Minggu, 5 Desember 2021 | 07:45 WIB
X