Program Kartu Prakerja Peluang Untuk Tingkatkan Skilling, Upskilling dan Reskilling

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 20:49 WIB
Foto :suaramerdeka.com /ekon.go.id.
Foto :suaramerdeka.com /ekon.go.id.

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Program Kartu Prakerja telah mendapatkan perhatian besar dari masyarakat di masa pandemi Covid-19

Antusiasme masyarakat terlihat dari 75 juta orang yang mendaftar sejak pertama kali program ini diluncurkan pada tahun 2020 lalu.

Melalui Program Kartu Prakerja, Pemerintah telah menyalurkan insentif sebesar Rp 13,36 triliun rupiah pada tahun 2020 dan untuk tahun ini sebesar Rp 9,42 triliun juga telah disalurkan sebagaimana tercatat per Oktober 2021.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan keberhasilan Program Kartu Prakerja sangat bergantung kepada bagaimana penerimanya memanfaatkan pelatihan yang ada.

Baca Juga: 75 Mahasiswa USM Ikuti LKMM Tingkat Menengah

Menko Airlangga mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling.

"Saya sangat mengapresiasi para alumni Program Kartu Prakerja yang ulet dan tetap bersemangat mengembangkan kemampuannya di masa pandemi dengan memanfaatkan program yang diinisiasi Pemerintah dan melihat ini sebagai peluang,” kata Menko Airlangga saat kunjungan kerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat, 8 Oktober 2021.

Airlangga menambahkan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu provinsi yang memiliki jumlah penerima Program Kartu Prakerja yang meningkat dari tahun 2020 ke 2021 dan berdasarkan jumlah penerima, berada di posisi ke-16 nasional.

Dari gelombang 1 hingga 21, total penerima Program Kartu Prakerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta sebanyak 258.176 penerima.

Secara rinci, jumlah penerima Program Kartu Prakerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan yaitu pada tahun 2020 terdapat 98.619 penerima dan tahun pada 2021 terdapat 149.557 penerima.

Lima Kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang memiliki jumlah penerima tertinggi adalah Kabupaten Sleman, Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Kulon Progo.

Baca Juga: Didampingi Ian Giilan, PSIS Mulai Lakukan Persiapan Pertama Hadapi Seri Kedua Liga 1

Sebanyak 55% penerima merupakan lulusan SMA/SMK dan dari segi usia, sebanyak 30% penerima berada pada usia 26 hingga 35 tahun.

Airlangga menambahkan hal itu dapat menjadi momentum bagi masyarakat Kota Yogyakarta untuk terus beradaptasi, kokoh dan terus berkembang menghadapi masa pandemi dan bisa kembali menguatkan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor pariwisata, agar segera pulih seiring dengan pandemi yang mulai terkendali.

“Dalam Program Kartu Prakerja juga ada beberapa pelatihan yang bisa mendukung sektor wisata, misalnya Bahasa Inggris yang mana pelatihan ini bisa diambil untuk meningkatkan kemampuan berbahasa para pemandu wisata, " ungkapnya.

Halaman:
1
2

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kecelakaan Maut Balikpapan, Begini Kronologinya

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:44 WIB

Jateng Borong Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:59 WIB

Berikut 184 Pemenang Baznas Award 2022

Jumat, 21 Januari 2022 | 02:55 WIB

RK-Khofifah Makin Mesra Bangun Simbiosis Jabar-Jatim

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:59 WIB
X