Siswa SMK Negeri Matesih Karanganyar Dapat Materi Entrepreneurship Dosen DKV ISI Surakarta

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 13:20 WIB
Webinar 'Bagaimana Peluang Bisnis di Bidang Desain Komunikasi Visual' yang digelar SMK Negeri Matesih. (suaramerdeka.com / dok)
Webinar 'Bagaimana Peluang Bisnis di Bidang Desain Komunikasi Visual' yang digelar SMK Negeri Matesih. (suaramerdeka.com / dok)

KARANGANYAR, suaramerdeka.com - SMK Negeri Matesih Karanganyar memberikan bekal kompetensi dan wawasan usaha bagi lulusan siswa melalui Webinar 'Bagaimana Peluang Bisnis di Bidang Desain Komunikasi Visual', belum lama ini.

Bekal ini diberikan kepada siswa, untuk mengetahui sejauh mana bidang kompetensinya dapat memberikan peluang di dunia kerja, di mana pihak sekolah bekerja sama dengam DKV ISI Surakarta.

Drs. Sihwarno, M.Pd selaku kepala SMK Negeri Matesih menuturkan, melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan kompetensi keahlian Multimedia mengenai desain komunikasi visual.

"Tidak saja menjadi pengusaha mandiri akan tetapi bagaimana bisa bekerja secara kreatif inovatif secara profesional adalah tantangan," kata dia.

Baca Juga: Pertukaran Mahasiswa Mampu Tumbuhkan Wawasan Kebangsaan

Dalam kegiatan kali ini yang menjadi pembicara adalah Dr. Handriyotopo, S.Sn.,M.Sn, selaku dosen DKV ISI Surakarta.

Dia memberikan materi mengenai seputar bagaimana tantangan industri kreatif Indonesia mampu bersaing dengan keahlian lain dalam menyumbangkan pendapatan negara dan memberikan peluang kerja yang menjanjikan dari kompetensi bidang utama DKV.

Siswa cukup antusias dalam menyimak materi yang disampaikan, dan terjadi diskusi interaktif terkait persoalan bidang kerja DKV, tetapi juga persoalan bagaimana jika studi lanjut di ISI Surakarta.

"Penyampaian seputar materi di industri kerja atau bisnis wirausaha sebagai lulusan siswa-siswi jurusan DKV yang terpenting adalah selalu mengasah kemampuan tidak saja dari sisi soft skill dan hard skill, akan tetapi persoalan jejaring yang luas adalah penting. Dengan demikian peluang-peluang kerja dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memaksimalkan CV (Curriculum Vitae) dan portofolio," kata Dr Handriyotopo.

Baca Juga: Peningkatan SDM Maritim Dipersiapkan Hadapi Persaingan Global

Hal ini untuk mendorong siswa-siswa mau menjadi entrepreneur di bidang DKV yang kenyataannya hanya menyumbang 0,06 persen saja di 16 sub sektor industri ekonomi kreatif.

"Subsektor industri bidang DKV terus tumbuh dan berkembang selaras dengan kebutuhan saat ini di industri kreatif yang sarat dengan teknologi informasi dan perkembangan industri digital, sehingga bagaimana insan kreatif DKV mampu membaca peluang di saat bonus demografi, bagi kaum milenial saat ini," tandasnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PTM Terbatas, Tantangan Baru bagi Guru dan Siswa

Minggu, 24 Oktober 2021 | 22:48 WIB

Diterima Menjadi P3K, Guru Honorer Sujud Syukur

Jumat, 8 Oktober 2021 | 23:05 WIB
X