Targetkan 2024 Tidak Ada Lagi Kemiskinan Ekstrem di Indonesia, Wapres Beberkan 2 Pendekatan

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 15:13 WIB
Wapres Ma'ruf Amin memimpin rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan ekstrim di Gedung Gradhika Bakti Praja kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 7 Oktober 2021.  (suaramerdeka.com/dok)
Wapres Ma'ruf Amin memimpin rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan ekstrim di Gedung Gradhika Bakti Praja kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis, 7 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Kota Semarang, Kamis, 7 Oktober 2021.

Dalam kunjungannya, Wapres memimpin rapat Koordinasi (Rakor) penanggulangan kemiskinan ekstrim di Gedung Gradhika Bakti Praja kantor Gubernur Jawa Tengah

Rapat koordinasi ini dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Wagub Taj Yasin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Mendagri Tito Karnavian, Mendes, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, Menkop dan UKM Teten Masduki serta lima bupati dan Kepala Bappeda yang daerahnya masuk wilayah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021, yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Kebumen, dan Kabupaten Brebes.

Rakor ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wapres ke 7 (tujuh) provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat, untuk berdiskusi langsung dengan jajaran pemerintah daerah sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021.

Baca Juga: BTS Beri Pengaruh Global Lewat Kampanye LOVE MYSELF, Sukses Raup Keuntungan 3,6 Juta USD

"Saya bersama Pak Menteri dalam rangka percepatan penanganan kemiskinan ekstrem berkoordinasi dengan 5 kabupaten di Jateng yang menjadi target 2021 ini agar 5 kabupaten itu tidak ada lagi kemiskinan ekstrem. Target kita 2024 sudah 0 persen di seluruh Indonesia sesuai arahan Presiden," kata Wapres.

Ma'ruf berharap ada sinkronisasi penahanan dari anggaran-anggaran yang ada termasuk dari CSR dan Baznas. Ma'ruf juga menyebutkan ada dua pendekatan yang dilakukan, di antaranya dengan perlindungan sosial yaitu bansos dan pemberdayaan berupa pengembangan UMKM.

Selain itu ada 212 Kabupaten di seluruh Indonesia yang jadi target penanggulangan kemiskinan ekstrem hingga 2024. Percepatan dilakukan mulai tahun ini dengan target sasaran 35 Kabupaten di tujuh provinsi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral! Edy Mulyadi Hina Kalimantan, Begini Sosoknya 

Senin, 24 Januari 2022 | 14:34 WIB
X