Presiden Minta Produktivitas Pertanian Papua Barat Ditingkatkan, Ini Langkah dari Mentan

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 11:00 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penguatan Ekosistem Pangan, Rabu 6 Oktober 2021 siang, di Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres / Rusman)
Mentan Syahrul Yasin Limpo memberikan keterangan pers usai Rapat Terbatas mengenai Penguatan Ekosistem Pangan, Rabu 6 Oktober 2021 siang, di Istana Merdeka, Jakarta. (BPMI Setpres / Rusman)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo diminta Presiden Joko Widodo untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Papua Barat.

Masalah pertaniain di Papua Barat itu diungkapkan Mentan usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Penguatan Ekosistem Pangan yang dipimpin Presiden Joko Widodo, Rabu 6 Oktober 2021 siang, di Istana Merdeka, Jakarta.

“Bapak Presiden meminta untuk kita secara bertahap melihat apa-apa yang bisa kita lakukan di sana [di Papua Barat], lebih khusus untuk memanfaatkan lahan-lahan yang memang sangat realistis untuk kita lakukan penanaman,” ujar Mentan

Di Papua Barat perlu diketahui, terdapat potensi tujuh juta hektare lahan yang bisa ditanami komoditas tanaman pangan dan hortikultura, dan untuk komoditas jagung sendiri mencapai 11 ribu hektare.

Baca Juga: HUT Ke-70 Kulon Progo, Bupati Pimpin Aksi Bersih-bersih Sampah di Pantai

Namun pemanfaatan lahan tersebut belum maksimal, baru mencapai 33 persen.

“Salah satu yang harus kita maksimalkan adalah jagung kita di tempat itu. Dan ini saya dikasih waktu satu bulan untuk melakukan itu,” ujar Mentan.

Guna meningkatkan produktivitas pertanian di provinsi di ujung timur Indonesia ini, Mentan menyampaikan bahwa pihaknya juga tengah melatih sekitar 800 petani milenial dari target 2.000 petani milenial di wilayah tersebut.

Para petani milenial ini nantinya juga akan dibekali dengan pendampingan terkait sejumlah hal yang dibutuhkan.

“Ini terus berkejaran, tidak hanya pelatihan, sesudah dilatih dia punya program dan dia menggunakan KUR untuk kemudian kita lakukan asistensi sampai pada tahap-tahap yang dibutuhkan,” tandasnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PMI DIY Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Selasa, 7 Desember 2021 | 23:28 WIB

Kemenag Raih Anugerah Meritokrasi KASN 2021

Selasa, 7 Desember 2021 | 21:40 WIB

Safar: Program JKN KIS, Jaminan Kesehatan yang Mumpuni

Selasa, 7 Desember 2021 | 14:07 WIB
X