Lompatan Inovasi BMKG: Terus Sempurnakan Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Tsunami

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 08:36 WIB
Peluncuran inovasi BMKG di Cilacap guna mengadang potensi tsunami di Selatan Jawa. (Humas BMKG)
Peluncuran inovasi BMKG di Cilacap guna mengadang potensi tsunami di Selatan Jawa. (Humas BMKG)

CILACAP, suaramerdeka.com - Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami, Bambang S. Prayitno, mengatakan bahwa BMKG berkomitmen untuk terus melakukan lompatan-lompatan inovasi guna melindungi segenap tumpah darah Indonesia dari bahaya bencana alam.

Saat ini, BMKG bersama Kementerian/Lembaga terkait tengah berupaya keras melakukan penyempurnaan dan pengembangan lanjut Sistem Informasi Gempa Bumi dan Peringatan Dini Tsunami (InaTEWS) menyusul munculnya fenomena tsunami yang diakibatkan aktivitas non tektonik.

“Tsunami di Pandeglang, Selat Sunda tahun 2018 lalu adalah salah satu contoh tsunami non tektonik. Tsunami terjadi bukan karena gempa bumi melainkan akibat longsor lereng gunung ke laut yang dipicu erupsi Gunung Api Anak Krakatau."

"Terbaru, adalah saat gempa bumi magnitudo 6,1 terjadi di Pulau Seram Maluku Tengah Juni 2021 lalu yang juga mengakibatkan longsor lereng pantai sehingga berdampak tsunami dengan kenaikan muka air laut sekitar 50 cm," paparnya.

Baca Juga: Menpora: PON Harus Jadi Ajang 'Talent Scouting' atau Pencaarian Bakat Atlet

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang hadir secara virtual menyambut gembira peluncuran EWS Broadcaster dan aplikasi SIRITA yang menurutnya akan berkontribusi positif dalam upaya mitigasi pengurangan risiko tsunami di Selatan Jawa.

Apalagi, potensi bencana tsunami di selatan Pulau Jawa disebut-sebut maksimum dapat mencapai ketinggian lebih dari 20an meter jika gempa bumi megathrust terjadi.

“Terimakasih teman-teman BMKG yang selalu menghasilkan inovasi bencana termasuk peluncuran EWS Broadcaster dan SIRITA. Inovasi ini akan sangat bermanfaat untuk saudara-saudara kita di Pesisir Selatan Jawa,” ujarnya.

Senada, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rahman mengatakan berbagai inovasi peringatan dini gempa dan tsunami yang diluncurkan BMKG akan sangat bermanfaat dalam upaya memperkuat mitigasi di daerah rawan bencana, termasuk Kabupaten Cilacap yang berada di Selatan Pulau Jawa.

Baca Juga: Ini Jadwal Migrasi TV Analog ke TV Digital di Jawa Tengah

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rabu Pagi, Lumajang Diguncang Gempa 3,3 SR

Rabu, 8 Desember 2021 | 13:03 WIB
X