Reformasi TNI, Matra Udara dan Laut Perlu Peran Lebih Besar

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 18:21 WIB
Kopassus, gabungan 3 Matra TNI, baik darat, laut dan udara/Foto Istimewa
Kopassus, gabungan 3 Matra TNI, baik darat, laut dan udara/Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Tanggal 5 Oktober 2021 lalu Tentara Nasional Indonesia (TNI) memeringati HUT ke-76.

Di tengah usia yang cukup matang, masih ada mandat yang belum bisa dipenuhi, salah satunya reformasi seperti memberi peran lebih besar kepada matra udara dan laut.

Kepala Pusat Studi Keamanan dan Perdamaian UGM, Dr Muhammad Najib Azca SSos MA mengatakan peringatan HUT TNI menjadi momentum untuk menuntaskan agenda reformasi yang belum bisa dicapai.

Baca Juga: Penerbangan Internasional ke Bali Akan Dibuka, Disiapkan 35 Hotel Untuk Karantina

''Reformasi TNI sebagian sudah dilakukan dengan baik misal pencabutan dwi fungsi ABRI, ada pemisahan Polri dari TNI, penghapusan kekaryaan. Kendati begitu, ada mandat reformasi yang belum selesai ditunaikan,'' ujar Najib.

Ia menyampaikan beberapa catatan yang perlu dilakukan salah satunya melakukan reformasi terhadap struktur komando territorial.

Struktur komando teritorial merupakan warisan perang gerilya. Saat ini struktur komando teritorial masih menyisakan struktur perang gerilya dalam bentuk komando tertorial di tingkat pusat hingga desa.

Baca Juga: Tolak Paham Radikalisme, Masyarakat Warung Kopi Gelar Aksi Damai di Kampus

Tidak Kompatibel

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X