Halalbihalal Virtual, PW IPHI Jateng Diminta Terus Bergerak untuk Umat

- Rabu, 3 Juni 2020 | 08:36 WIB
Foto: suaramerdeka.com / dok
Foto: suaramerdeka.com / dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Umum PP IPHI H Ismed Hasan Putro menyatakan apa yang dilakukan PW IPHI Jateng, yaitu menggelar halalbihalal virtual ini adalah sesuatu yang baik. Meskipun tidak bisa bertatap muka dengan langsung, namun masih bisa melakukan komunikasi dan tenyata juga masih bisa melihat satu sama lain yang ikut. “Kami mengapresiasi kegiatan ini. Model ini seperti ini adalah sangat baik untuk kondisi saat ini,” katanya.

Selanjutnya, Ismed kembali mengingatkan, organisasi IPHI yang kini usianya sudah 30 tahun agar terus bergerak untuk umat, utamanya bergerak dalam bidang pemberdayaan dan peningkatan ekonomi umat. Karena masih banyak orang-orang di sekitar kita yang belum baik ekonominya.

Sementara, Ketua PW IPHI Jateng H Harsono menyatakan prihatin dengan kondisi yang ada sekarang, yakni adanya virus corona ini. Apalagi dengan adanya virus corona, tahun 2020 ini IPHI tidak bisa mengantarkan jamaah haji Indonesia ke tanah suci, karena pemerintah resmi membatalkan pemberangkatan haji tahun ini. “Mari berdoa, semoga tahun depan sudah membaik. Dan bagi saudara-saudara kita yang seharusnya berangakat haji tahun ini, bisa tetap sabar dan tabah,” kata dia.

Baca juga: Halalbihalal Virtual PW IPHI Jateng, Ganjar Ajak Anggota Berkontribusi

Sementara itu, dalam ceramahnya, Prof Dr H Abdul Djamil menuturkan, pelaksanaan halalbihalal IPHI tahun ini memang berbeda dengan biasanya. Karena Covid-19 kita tidak bisa bertemu, berkumpul dan bersalam-salaman. Sekarang hanya bisa melakukan halalbihalal melalui virtual. “Tapi harapan kami, Halal bi halal semacam ini tidak mengurangi esensi dari halal bi halal itu sendiri, yakni saling meminta maaf dan saling mendoakan diantara kita,” pintanya.

Prof Djamil mengajak kepada peserta HBH virtual tetap bersabar dengan kondisi seperti ini. Toh, pada dasarnya semua orang yang sudah berhaji juga pernah mendapatkan ujian yang tidak ringan.

“Dulu, saat kita haji, kita sudah dilatih untuk sabar. Betapa beratnya saat kita Arafah, Muzdalifah, Minna dan laina-lain. Waktu itu kita bisa sabar dan tidak mengeluh. Saat ini, kita sedang diuji dengan adanya corona, maka kita juga harus bisa sabar,” kata mantan Rektor IAIN Walisongo ini.

Editor: Andika

Tags

Terkini

Target 8 Kursi, PKB Kota Semarang Gelar Evaluasi

Minggu, 26 September 2021 | 19:45 WIB

CSIS: Komunikasi Politik Airlangga Hartarto Kuat

Minggu, 26 September 2021 | 17:40 WIB
X