Longsor Tol Semarang - Solo, Satu Lajur Terbuka, Arus Kendaraan Berangsur Normal

- Minggu, 31 Mei 2020 | 13:27 WIB
SINGKIRKAN MATERIAL: Petugas gabungan masih berupaya menyingkirkan material tanah longsor yang menutup tol Semarang-Solo KM 426+600 B ruas Ungaran-Semarang, Minggu (31/5) siang.
SINGKIRKAN MATERIAL: Petugas gabungan masih berupaya menyingkirkan material tanah longsor yang menutup tol Semarang-Solo KM 426+600 B ruas Ungaran-Semarang, Minggu (31/5) siang.

UNGARAN, suaramerdeka.com - Tol Semarang-Solo KM 426+600 B ruas Ungaran-Semarang, saat ini mulai bisa dilewati satu jalur setelah material longsor yang menutup badan jalan berhasil disingkirkan oleh petugas gabungan PT Trans Marga Jateng (TMJ), BPBD, Damkar, dan Satlantas Polres Semarang.

PT TMJ selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian, yang masuk area Kelurahan Susukan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang guna memastikan keamanan pengguna jalan.

"Minggu (31/5) pukul 10.25, satu jalur ruas tol yang, Sabtu (30/5) malam tertimbun longsor sudah bisa digunakan," kata Direktur Utama PT TMJ, David Wijayatno.

Ia memaparkan, kejadian longsor tersebut merupakan imbas curah hujan yang cukup tinggi sehingga tanah tebing yang berada di samping jalan tol longsor ke jalur. Material longsor sempat menutup seluruh lajur ke arah Jakarta, sementara jalur arah Solo tidak terganggu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan konsultan terkait kondisi tanah di lokasi longsoran sehingga dapat diketahui penanganan selanjutnya agar tidak terjadi kembali”, paparnya.

Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan terkait pekerjaan penanganan dampak longsor ini sekaligus mengimbau kepada pengguna jalan untuk tetap berhati-hati dan mentaati rambu-rambu.

Pengguna Jalan Tol Semarang-Solo agar memantau kondisi lalu lintas secara aktif dan merencanakan perjalanan. Informasi lalu lintas di seputar tol milik Jasa Marga dapat di akses melalui Call Center 24 Jam Jasa Marga di nomor 14080.

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

RK: Siap-siap Hidup dengan Covid-19 Sebagai Endemi

Selasa, 21 September 2021 | 17:32 WIB

Murni Korsleting, Kebakaran Muncul dari Jam Digital

Selasa, 21 September 2021 | 10:24 WIB
X