Peduli Corona, Corps Alumni Akpelni Bagikan Sembako dan Masker

Rosikhan
- Minggu, 17 Mei 2020 | 14:32 WIB
Ketua CAA Kendal, Heri Prasetyo (paling kanan) beserta tim saat memberi bantuan paket sembako dan masker kepada Ny Sutimah di Weleri, Kendal. (SM/Royce Wijaya)
Ketua CAA Kendal, Heri Prasetyo (paling kanan) beserta tim saat memberi bantuan paket sembako dan masker kepada Ny Sutimah di Weleri, Kendal. (SM/Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dampak pandemi Corona menyulitkan perekonomian masyarakat kecil, termasuk juga panti asuhan yang juga terdampak dari merebaknya wabah penyakit yang belum ditemukan obatnya.

Kondisi demikian menggerakkan Corps Alumni Akpelni (CAA) untuk berbagi ke sesama. Setelah sebelumnya CAA Solo Raya yang membantu korban terdampak Coronavirus Disease 19 (Covid-19), kini giliran CAA Kabupaten Kendal dibantu Taruna/ Taruni Politeknik Bumi Akpelni Semarang memberi bantuan 400 paket sembako dan masker.

Paket sembako itu dibagikan tim CAA dan Akpelni ke masyarakat Kendal dan panti asuhan. Mereka yang berada di jalanan, seperti tukang becak, penyapu jalan, serta masyarakat kurang mampu juga diberikan bantuan.

"Pandemi Korona dampaknya luar biasa, banyak masyarakat terkena pemutusan hubungan kerja, dirumahkan, atau bahkan karyawan digaji cuma separo. Dengan kondisi yang serba sulit, kami ingin berpartisipasi dalam kegiatan bantuan sosial di wilayah Kendal," tandas Ketua CAA Kendal Heri Prasetyo SM yang juga angkatan 41 lulusan Akpelni 2008 di sela-sela kegiatan di Kendal, Minggu (17/5).

Baca Juga: Bank Mega Syariah dan LAZISMU Salurkan Bantuan Makanan

 

Menurut dia, bantuan sembako ini hasil donasi CAA Kendal serta para alumni Akpelni lainnya. organisasinya akan selalu memberikan kegiatan positif, sebelumnya juga telah dilakukan bantuan korban bencana kebakaran di Desa Joho Rejo, Kecamatan Gemuh, lalu bersih pantai dan laut di Pantai Ngebum, Kaliwungu.

Tim CAA bergerak pada Sabtu - Minggu (16-17/5), mereka menuju ke berbagai kecamatan, seperti Weleri, Rowosari, Cepiring, dan Brangsong.

Sebagaimana diketahui, Akpelni (kini Politeknik Bumi Akpelni) terlahir sejak 1964. Jumlah alumninya telah ada ribuan orang. Panti Asuhan PAY Muhammadiyah Weleri yang diasuh Agus Roziqin merupakan salah satu penerima bantuan. Menurut Agus, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada panti asuhannya.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Terkini

Atlet Program Semarang Emas Jalani Tes Fisik

Minggu, 28 November 2021 | 13:41 WIB

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X