Mochtar Riady Sodorkan 3 Syarat Negara Keluar dari Krisis 

- Kamis, 14 Mei 2020 | 18:20 WIB
Peserta seminar online Business Wisdom During Covid-19 Era, pada Kamis (14/5/2020).
Peserta seminar online Business Wisdom During Covid-19 Era, pada Kamis (14/5/2020).

SEMARANG, suaramerdeka.com- 3 syarat ini harus dipenuhi bila negara ingin cepat-cepat keluar dari krisis akibat pandemi corona (Covid-19). Bila 3 syarat itu terpenuhi, menurut pendiri dan Chairman Lippo Group Mochtar Riady, niscaya negara bisa segera keluar dari krisis.

‘’Bahkan negara itu akan masuk ke tatanan dunia baru setelah berakhirnya pandemi corona atau Covid-19,’’ kata Mochtar Riady. Pengusaha yang baru saja merayakan usia 91 tahun itu mengemukakan 3 syarat negara keluar dari krisis dalam acara Jakarta Chief Marketing Officer bertema Business Wisdom During Covid-19 Era, pada Kamis (14/5/2020). 

Acara yang digelar secara daring itu dipandu oleh Tri-Founder of Philip Kotler Center for ASEAN Marketing Hermawan Kartajaya. Turut serta dalam acara tersebut di antaranya Wakil Menteri Perdagangan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, mantan Menteri negara Perumahan Rakyat dan Permukiman Theo L Sambuaga, dan Ketua Kadin Jateng Kukrit SW.

3 syarat negara yang dimaksud Mochtar Riady sebagai berikut.

  1. Wilayahnya besar.

Pendiri Lippo Grup itu melihat Covid-19 memberi banyak dampak di berbagai sektor secara global. Pandemi corona (Covid-19) berdampak negative. Ia mencontohkan industri penerbangan di Singapura Airlines yang menurun sekitar sebulan setelah pemerintahnya menutup pintu masuk negara. Lalu pengangguran di Amerika mencapai 14% dan diprediksi mencapai 25%," ungkapnya.Nah, negara dengan wilayah besar akan kembali menjadi kekuatan bila bisa digunakan dimanfaatkan secara baik dan tepat.

  1. Memiliki sumber daya melimpah.

Banyaknya sumber daya alam dan sumber daya manusia merupakan potensi besar untuk bisa cepat keluar dari krisis. Kekuatan tersebut tentu harus ditopang dengan teknologi yang kuat dan terarah. Mochtar Riady mengatakan pandemi corona ini memaksa semua orang untuk disiplin dan membiasakan dengan situasi. ‘’Kehidupan semakin digitalize, orang semakin terbiasa dengan augmented reality dan virtual reality. Kita semua dipaksa masuk dalam revolusi industry 4.0,’’ katanya. Selain itu, lanjut Mochtar, adanya transaksi perbankan melalui e-commerce dan e-banking menunjukkan kita masuk ke revolusi industri 4.0.

  1. Pendidikan berkualitas.

Pendidikan menjadi syarat ketiga agar negara bisa segera keluar dari krisis. Negara-negara maju memiliki kualitas pendidikan yang baik. SDM punya ketrampilan dan terasah, peka dengan perkembangan zaman, dan akrab dengan teknologi baru. Terutama melihat China yang ini mulai menyaingi AS dalam berbagai bidang.

Mochtar Riady menyarankan agar pemerintah menggandeng kerja sama dengan China dan AS sebagai negara besar, akrab teknologi, dan tingkat pendidikan baik. Modal sumber dan teknologi itu yang membuat negara ini, menurut dia, perlu menjalin hubungan. ‘’Ke depan ekonomi kita bisa lebih maksimal,’’ ungkapnya.

Melihat kondisi tersebut, ia menyatakan bila Indonesia bisa beradaptasi dengan teknologi era revoliusi industri 4.0, ‘’Seharusnya bisa survive dari Covid-19.’’ tuturnya.

Halaman:

Editor: Agus Toto Widyatmoko

Tags

Terkini

X