Pendaftaran Sistem Daring, Peminat PPDB Diminta Bersiap

- Selasa, 12 Mei 2020 | 07:55 WIB
Pendaftaran Sistem Daring Peminat PPDB Bersiap. (istimewa)
Pendaftaran Sistem Daring Peminat PPDB Bersiap. (istimewa)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pendaftaran sistem daring, peminat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMA dan SMK di Jawa Barat diminta untuk bersiap. Hal itu disampaikan Kadisdik Jabar, Dewi Sartika. "Tahun lalu, berkas masih dibawa ke sekolah tujuan, sekarang berkas itu diunggah seluruhnya," jelasnya, kemarin.

Menurut dia, tahapan pendaftaran secara online yang berlaku penuh itu semata untuk mengikuti protokol penanganan Covid-19. Diharapkan, peminat bisa menyesuaikan diri dan dapat memahami kondisi tersebut.

"Mengingat masih pandemi korona, jadi seluruhnya fokus untuk menghindari kerumunan, sehingga kita melaksanakan pendaftaran semua secara daring atas tahapan-tahapan pendaftarannya," jelasnya.

Pemeriksaan berkas, katanya, baru akan dilakukan setelah hasil pengumuman kelulusan peserta didik baru dikeluarkan. Untuk itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kewenangan dalam memutuskan peserta yang berhak diterima kepada kepala sekolah dan dewan guru setempat.

Provinsi, katanya, hanya sebatas mengumumkannya setelah mendapatkan hasil keputusan mereka. "Penetapan oleh kepala sekolah dan dewan guru, kami kemudian mengumumkannya ke dalam sistem," katanya.

Dijelaskan, proses penerimaan peserta didik baru itu berlangsung dalam dua gelombang. Pada 8-12 Juni 2020, pendaftaran diikuti oleh siswa yang mengakses jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan. Kemudian, pada 25 Juni-1 Juli, dilakukan bagi mereka yang mendaftar berdasarkan zonasi.

Pihaknya menjanjikan mempersiapkan sistem penerimaan peserta didik baru itu secara optimal termasuk sistem penunjangnya. Salah satunya, mereka memberikan akun khusus sebagai syarat guna memudahkan pendaftaran. Untuk itu, mereka dapat bersinergi terutama dengan sekolah asal pendaftar.

"Kita akan berkomunikasi dengan sekolah asal pendaftar. Tahun lalu PPDB tak ada akun, karena melalui daring mesti pakai akun, kita akan membagikan akun, jadi ada akun sekolah dan akun pendaftar, melalui komunitas sekolah asal yakni SMP atau MTs," katanya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Digitalisasi Tetap Menjadi Kunci Pengembangan Daerah

Rabu, 22 September 2021 | 14:33 WIB

Bupati Kolaka Timur dan Lima Staf Terjaring OTT KPK

Rabu, 22 September 2021 | 10:53 WIB

Pak Penghulu pun Kenakan APD

Rabu, 22 September 2021 | 01:35 WIB

PTM Tanpa Izin, 90 Siswa Terpapar Virus Korona

Rabu, 22 September 2021 | 01:29 WIB

Rehab Rumah Tak Layak Huni, BRI Gombong Bantu Rp 50 Juta

Selasa, 21 September 2021 | 21:46 WIB
X