Umat Buddha Peringati Waisak secara Sederhana

Andy Kristiyan
- Senin, 11 Mei 2020 | 00:15 WIB
PERINGATI WAISAK : Dengan tetap menjaga jarak fisik, umat Buddha memperingati Hari Tri Suci Waisak 2564 dan menyambut detik-detik Waisak di Vihara Dhammasasana di Dusun Joyo, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/SM/dok)
PERINGATI WAISAK : Dengan tetap menjaga jarak fisik, umat Buddha memperingati Hari Tri Suci Waisak 2564 dan menyambut detik-detik Waisak di Vihara Dhammasasana di Dusun Joyo, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/SM/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Sejumlah umat Buddha khusyuk berdoa memperingati Hari Tri Waisak 2564 dan menyambut detik-detik Waisak di Vihara Dhammasasana di Dusun Joyo, Desa Tlogo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, secara sederhana, baru-baru ini.

Dengan tetap menjaga jarak fisik, mereka membaca doa Ratana Sutta untuk menolak berbagai penyakit.

Rangkaian kegiatan dan doa Peringatan Waisak tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Agama Buddha Mahanikaya Indonesia (MBMI) Cabang Jawa Tengah, Romo Pujianto.

''Untuk mengawali menyambut Hari Tri Suci Waisak 2564/ 2020 kami membagikan 5 ribu masker, 100 alat pelindung diri (APD), dan 300 paket sembako sumbangan dari Ketua MBMI Pusat, Agus Jaya. Peringatan Hari Tri Waisak dilakukan 7 Mei di Vihara Dhammasasana Tlogo, Tuntang,'' kata Romo Pujianto, kemarin.

Dijelaskan, tujuan memperingati Hari Tri Suci Waisak adalah untuk mengenang tiga peristiwa penting, yaitu kelahiran, pencapaian penerangan sempurna, dan Mahaparibana Sang Buddha.

''Peserta peringatan Waisak kali ini terbatas hanya 20 orang. Mereka tetap memakai masker, jaga jarak, dan selalu cuci tangan pakai sabun. Kami berdoa supaya pandemi korona ini cepat berlalu,'' harapnya.

Tema kegiatan Waisak tahun ini, kata Romo Pujianto, yakni jangan berbuat jahat, tambahlah perbuat baik, serta sucikan hati dan pikiran.

Dalam kesempatan tersebut, Romo Pujianto memimpin doa Dhammaccakkapavattana Sutta tentang pembabaran Roda Dhamma.

''Pembagian masker dan sembako kepada umat Buddha digelar di beberapa desa, dan bantuan APD diberikan kepada perawat RS Ngawen Salatiga,'' katanya. Dia meminta kepada umat Buddha, khususnya di Jateng untuk terus menambah perbuatan baik di tengah pandemi korona ini.

Halaman:

Editor: Andy Kristiyan

Terkini

90 Persen Penduduk Indonesia Terjamin Program JKN!

Senin, 30 Januari 2023 | 14:06 WIB
X