Youtuber Ferdian Paleka Korban Perundungan, ICJR Sebut Tak Dibenarkan

- Minggu, 10 Mei 2020 | 06:15 WIB
Youtuber Ferdian Paleka. (istimewa)
Youtuber Ferdian Paleka. (istimewa)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Youtuber Ferdian Paleka jadi korban perundungan, sementara Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menyebut tak bisa dibenarkan.

Baca juga: Youtuber Ferdian Paleka Jadi Korban Perundungan Tahanan Lain

"Penyiksaan maupun tindakan merendahkan dan tidak manusia terhadap setiap orang terutama tersangka telah dilarang secara tegas baik oleh hukum nasional maupun internasional," kata Direktur Eksekutif ICJR, Erasmus Napitupulu, kemarin.

Erasmus mengingatkan, bahwa institusi kepolisian melalui Perkap Nomor 8 Tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia juga tegas mengatakan agar praktik penyiksaan tidak terjadi. Kemudian juga memerintahkan agar tersangka diperlakukan dengan baik.

"Dan hak asasi manusia yang melekat pada dirinya juga harus tetap dihormati," ujar Erasmus.

Menurut dia, dalam upaya mengusut kasus perbuatan diskriminatif terhadap kelompok minoritas atau dalam hal ini transpuan, yang harus menjadi fokus utama aparat penegak hukum adalah adanya pengembalian kehormatan korban dan penggantian kerugian yang diderita korban.

Polisi misalnya menurut dia, bisa melakukan langkah-langkah restoratif yang memulihkan korban. Seperti polisi dapat mendorong adanya permintaan maaf dari pelaku kepada korban, mengupayakan pelaku ganti rugi kepada korban. Misal dengan kewajiban pelaku memberikan sembako kepada korban dan kelompok minoritas lainnya.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Baru Sebulan Diresmikan, Jembatan di Karawang Ambles

Sabtu, 29 Januari 2022 | 12:41 WIB

Gita Amperiawan Jadi Dirut DI yang Gres

Jumat, 28 Januari 2022 | 00:13 WIB
X