Suap Tindak Pidana Kepabeanan, Mantan Aspidsus Kejati Divonis 2,5 Tahun

- Rabu, 22 April 2020 | 22:00 WIB
 SIDANG DARING: Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang saat memimpin jalannya persidangan kasus suap tindak pidana kepabeanan. Dalam vonis hakim, sidang digelar secara daring dan tidak dihadirkan para terdakwa. (suaramerdeka.com/Dok)
SIDANG DARING: Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang saat memimpin jalannya persidangan kasus suap tindak pidana kepabeanan. Dalam vonis hakim, sidang digelar secara daring dan tidak dihadirkan para terdakwa. (suaramerdeka.com/Dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Kusnin, mantan Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jateng selama dua tahun dan enam bulan.

Dalam sidang yang digelar secara daring, Rabu (22/4), Kusnin dinyatakan bersalah secara sah dan meyakinkan telah menerima suap dari pengusaha pelaku tindak pidana kepabeanan, Surya Soedarma selaku Komisaris PT Surya Semarang Sukses Jayatama.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Kusnin selama dua tahun dan enam bulan penjara, serta denda senilai Rp 100 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayarkan diganti kurungan selama dua bulan," tandas Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang Sulistiyono.

Dalam amar putusannya, hakim juga membebani terdakwa membayar ganti rugi sebesar 247 ribu dolar Singapura serta 20 ribu dolar Amerika Serikat. Jika tidak dibayarkan selama satu bulan, setelah keputusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita.

Namun, kalau harta bendanya tidak cukup, maka diganti penjara selama satu tahun dan enam bulan kurungan. Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan, perbuatan terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Kusnin juga mencederai kepercayaan masyarakat terhadap penegak hukum, selain itu tidak mengakui perbuatannya.

Baca Juga: Mantan Aspidsus Kejati Jateng Dituntut Tiga Tahun

Pada kasus ini, terdakwa yang sedang menangani tindak pidana kepabeanan, dinyatakan terbukti menerima suap dari Alfin Suherman, selaku kuasa hukum Surya Soedarma.

Total nilai suapnya mencapai 325 ribu dolar Singapura dan 54 dolar Amerika Serikat. Atas perbuatan tersebut, hakim menyatakan, terdakwa bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 31 Undang-Undang (UU) 31/1999 yang telah diubah dan ditambah dalam UU Nomor 20/ 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Vonis hakim lebih rendah enam bulan, dibandingkan tuntutan jaksa gabungan dari Kejaksaan Agung, Kejati Jateng, dan Kejari Semarang, Asep Maryono cs.

Semula Kusnin dituntut tiga tahun penjara, serta denda Rp 100 juta setara tiga bulan kurungan. Atas vonis hakim, baik terdakwa maupun jaksa menyatakan pikir-pikir. Dalam perkara sama sidang berikutnya, mantan Kasi Penuntutan Kejati Jateng Rustam Effendi dijatuhi hukuman selama satu tahun dan 10 bulan penjara.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

X