Diundur Jumat, Istighotsah Covid-19 Bakal Disiarkan TV dan Radio di Jateng

- Kamis, 16 April 2020 | 09:48 WIB
SIAP SUKSESKANL MUI dan KPID Jateng siap menyukseskan istighotsah Covid-19 yang akan disiarkan secara serentak oleh televisi dan radio se-Jateng. (suaramerdeka.com / dok)
SIAP SUKSESKANL MUI dan KPID Jateng siap menyukseskan istighotsah Covid-19 yang akan disiarkan secara serentak oleh televisi dan radio se-Jateng. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Rencana istighotsah berskala Jawa Tengah dalam upaya penanganan Covid-19, diputuskan diundur dari semula Kamis (16/4) menjadi Jumat (17/4), pukul 19.30-20.30 WIB, dipusatkan di Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernur, Jalan Pahlawan, Semarang. Penundaan tersebut diputuskan dalam rapat koordinasi yang diikuti semua unsur terkait, di Kantor Gubernur, dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Sarwa Pramono, Rabu (15/4).

“Kami tunda karena Kamis malam TVRI menyiarkan siaran langsung kegiatan sama berskala nasional yang akan dihadiri Wapres dan tokoh-tokoh nasional, sehingga istighotsah untuk Jawa Tengah kita tunda Jumat,” kata Ketua Umum MUI Jawa Tengah Dr KH Ahmad Darodji MSi, selaku penggagas kegiatan kepada pers, Kamis (16/4).

Istighotsah Covid-19, lanjutnya, sesuai rencana disiarkan serentak oleh TV dan radio se-Jawa Tengah agar pelaksanaannya dapat diikuti oleh seluruh umat islam di provinsi ini. Maka dalam rakor diputuskan pihak penyelenggaraan terdiri atas MUI, Pemprov Jawa Tengah, dan Baznas, meminta Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah untuk memasilitasi.  

“Atas permintaan tersebut kami langsung berkoordinasi dengan seluruh lembaga penyiaran di Jawa Tengah yang berjumlah 400 lebih agar terlibat dalam siaran serentak sehingga acara dapat diikuti seluruh masyarakat muslim. Teknis siaran serentaknya, untuk televisi akan me-relay TVRI Jawa Tengah, sedangkan untuk radio me-relay siaran langsung RRI Semarang,” jelas Korbid Kelembagaan KPID Jawa Tengah Isdiyanto Isman.

KPID Jawa Tengah, lanjut Isdiyanto, menyampaikan terima kasih atas kesanggupan lembaga penyiaran dalam program siaran serentak tersebut. Hal ini sebagai upaya mengajak masyarakat untuk berikhtiar secara spiritual dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di provinsi ini.

Baca juga: Gubernur-MUI Gelar Istighotsah Covid-19 Jawa Tengah

Menurut Kiai Ahmad Darodji, istighotsah tidak mengundang masyarakat untuk hadir di Gedung Gradhika namun masyarakat diharapkan mengikuti dari rumah masing-masing melalui siaran serentak di TV dan radio se-Jawa Tengah.

“Yang hadir di Gradhika Bhakti Praja hanya para petugas istighotsah sebanyak delapan orang. Terdiri atas Ketum MUI Jateng yang akan menyampaikan pengantar istighotsah, dilanjutkan sambutan Gubernur Ganjar Pranowo. Kemudian pembacaan Surat Yasin dipimpin Dr KH Arja’ Imroni, Salawat Tibbil Qulub oleh Rais Syuriah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidillah Shodaqoh dan istighotsah dipimpin Ketua Takmir Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail.

Selanjutnya Ketua PW Muhammadiyah Jateng Dr KH Muhammad Tafsir akan memimpin doa  dan diakhiri doa berbahasa Jawa yang akan dipimpin KH Said Al Masyhad, pemimpin Ponpes Raudlotul Sa’idiyah Kalialang, Gunungpati, Semarang. Serangkaian acara akan dipandu host Choirul Ulil Albab, presenter TVRI Jawa Tengah.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

Sempat Jadi Sultan, Warga Kampung Miliarder Kini Galau

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:55 WIB

RK: Kita Tak Pernah Merencanakan Pembangunan Ibukota

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:42 WIB
X