Pawai Dugderan Diadakan Sederhana, DMI Ajak Tarawih di Rumah Masing-masing

- Rabu, 15 April 2020 | 19:17 WIB
BAGIKAN SEMBAKO:  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ir H Achmad Fuad MBA menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di halaman Masjid Al-Ikhlas Jl Parangkusumo, Tlogosari Kulon, Semarang. (SM/Agus Fathuddin)
BAGIKAN SEMBAKO: Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi didampingi Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Ir H Achmad Fuad MBA menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat di halaman Masjid Al-Ikhlas Jl Parangkusumo, Tlogosari Kulon, Semarang. (SM/Agus Fathuddin)

SEMARANG, suaramerdeka.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, hingga Rabu (15/4) perkembangan kasus virus Korona (Covid-19) di Kota Semarang menunjukkan tren belum menurun. Bahkan data setiap hari menujukkan terus bertambah. Karena itu dia minta warganya untuk tidak keluar rumah kalau tidak mendesak.

 

Termasuk pawai dugderan yang sudah menjadi tradisi budaya khas Kota Semarang menyambut bulan suci Ramadan  tetap diadakan tetapi secara sederhana tidak mendatangkan banyak orang.

‘’Dugderan ini sudah menjadi ikon Kota Semrang  menyambut bulan suci Ramadan.  Nanti diatur dilaksanakan secr sederhana yang tidak mendatangkan kerumunan banyak orang karena masih dalam situasi prihatin tanggap darurat virus Covid-19. Hindari bertemunya banyak orang. Kalau terpaksa keluar rumah pakai masker, cuci tangan dengan handsanitizer. Acara atau upacara yang bisa ditunda untuk sementar ditunda dulu,’’ tegsnya.

Dia mengatakan hal itu ketika menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga Kota Semarang, di halaman Masjid Al-Ikhlas, Jalan Parangkusumo, Kelurahan Tlogosari Kulon , Semarang, kemarin. Bantuan sembako berasal dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Semarang, Tim Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis Masjid bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS).

Acara dihadiri Ketua DMI Kota Semarang Ir H Achmad Fuad MBA, Camat Pedurungan Kukuh Sudarmanto, Wakil Rektor UPGRIS Dr Ir Suwarno Widodo dan Kepala Kelurahan Tlogosari Kulon Andreas Dwi Agung Nugroho dan pengurus tim pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid.

Ketua DMI Kota Semarang Ir H Achmad Fuad MBAmenjelaskan, pihaknya selama tanggap darurat Covid-19 bekerja sama dengan seluruh masjid se-Kota Semarang melakukan berbagai kegiatan. Antara lain penyemprotan disinfektan di masjid-masjid dan pemberian sembako kepada warga yang terdampak akibat virus Korona. ‘’Hari ini kami bagikan 370 paket sembako untuk 16 kecamatan se-Kota Semarang,’’ katanya.

Khusus menghadapi bulan suci Ramadan, Fuad mengajak umat Islam untuk tetap tinggal di rumah dan mengurangi kerumunan orang. ‘’Dengan sangat terpaksa kita selenggarakan shalat tarawih dan tadarus Alquran di rumah masing-masing. Mudah-mudahan Ramadan  Covid-19 sudah berlalu dari Tanah Air tercinta ini sehingga kita bisa menyemarakkan Ramadan dengan gegap gempita,’’ katanya.

Wali Kota minta melalui pengeras suara masjid ikut membantu mengajak warg masyarakat agar tetap berada di rumah.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Pintu Nasdem Terbuka Lebar untuk Ridwan Kamil

Jumat, 3 Desember 2021 | 14:36 WIB
X