Tukang Becak hingga Pemulung Bisa Peroleh Nasi Gratis di Gubernuran

Red
- Rabu, 1 April 2020 | 13:55 WIB
Tukang becak terima nasi bungkus. (istimewa)
Tukang becak terima nasi bungkus. (istimewa)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Program berbagi makan siang oleh Pemprov Jawa Tengah diserbu warga berbagai kalangan. Bukan hanya pengendara ojek online (daring), mereka yang tukang becak, penyapu jalanan hingga pemulung pun bisa turut merasakan.

Satu di antaranya seorang pengayuh becak Ahmad Kul (63). Ia mengaku sengaja datang untuk bisa mendapatkan nasi kotak. Perantau asal Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara ini, mengaku sudah lama menjadi tukang becak di Kota Semarang.

Menurutnya, program bantuan nasi gratis itu cukup membantunya. Lantaran, jumlah penumpang merosot drastis setelah adanya wabah Corona.

"Blas (sama sekali) belum dapat tarikan ini. Apalagi sejak ada rame virus (Corona). Biasanya bisa tiga empat kali nganter, ini belum ada sama sekali," tuturnya, seusai mengambil nasi kotak di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (1/4).

Ia mengaku, dalam kondisi normal sehari bisa mengantongi uang hingga Rp 70 ribu. Namun kini, pendapatannya semakin tak menentu.

Biasanya, dari pangkalannya di kawasan Simpang Lima, ia bisa mengantar orang ke tujuan wisata. Namun, kondisinya kini berbeda.

"Sekali nganter 25 ribu. Nah kalau ini blong-blongan," keluhnya.

Hal serupa diungkapkan oleh Mulyadi (70). Ia mengaku sejak pagi belum mendapatkan konsumen. Maka dari itu ia memilih untuk antre mengikuti program bagi-bagi nasi.

"Kalau gak dibantu ya tidak makan. Wong sekarang Masyaallah sepi," paparnya.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Atlet Program Semarang Emas Jalani Tes Fisik

Minggu, 28 November 2021 | 13:41 WIB

Banjir Bandang di Garut, 21 Rumah Rusak

Minggu, 28 November 2021 | 08:42 WIB

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X