Mensos Motivasi Penyandang Disabilitas Agar Tidak Pernah Menyerah

- Kamis, 30 September 2021 | 18:58 WIB
kemensos lakukan Rekonsiliasi data penyaluran bantuan sosial yang kemarin (2/9) di laksanakan di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh (kemensos/dok)
kemensos lakukan Rekonsiliasi data penyaluran bantuan sosial yang kemarin (2/9) di laksanakan di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh (kemensos/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Sosial Tri Rismaharini memberikan motivasi kepada penerima manfaat seperti penyandang disabilitas, lanjut usia dan anak-anak yatim korban COVID-19 di Gorontalo agar tidak pernah menyerah dan terus berusaha agar sukses.

"Karena itu tidak boleh ada kata menyerah, karena saya percaya Allah memberi kekuatan pada kita itu luar biasa, tinggal kita menggunakan itu. Jadi tidak ada lagi alasan anak yatim tidak sukses. Jadi jangan ada kata menyerah, jangan pasrah, ayo usaha," ujar Risma saat menyerahkan bantuan Atensi kepada penerima manfaat di Kota Gorontalo, Kamis (30/9).

Mensos pada kesempatan itu juga memutar video Gading, seorang penyandang disabilitas di Surakarta yang berdagang keliling dengan motor listrik bantuan dari Kemensos.

Baca Juga: PDIP Serahkan Dana Tali Asih untuk 201 Keluarga Kader yang Wafat Akibat Covid-19

"Gading ini jalan merangkak, tidak bisa bicara, tapi karena semangatnya yang luar biasa. Dia punya kemauan karena dia percaya bahwa Allah itu ada dan Maha Adil," katanya.

Sebelumnya Gading berjualan keliling dengan sepeda ontel, karena kondisinya ia tidak dapat jauh berjualan dan pendapatan yang diterima hanya sekitar Rp300 ribu per hari.

Dengan bantuan motor listrik, dagangannya lebih banyak dan bervariasi serta dapat bergerak lebih jauh, imbasnya pendapatannya juga meningkat dua kali lipat.

Karena itu, Risma mengajak agar anak-anak yang menerima bantuan Atensi yatim korban COVID-19 maupun penyandang disabilitas, tidak rendah diri. Selain itu juga berusaha keras tidak hanya menerima bantuan sebesar Rp300 ribu setiap anak.

Total bantuan Atensi bagi lansia dan penyandang disabilitas di Provinsi Gorontalo senilai Rp 142.571.500 terdiri dari kursi roda dan nutrisi untuk lansia Rp1.938.500, motor roda tiga untuk penyandang disabilitas fisik Rp34.450.000, kewirausahaan warung makan kepada penyandang disabilitas Rp7.500.000.

Baca Juga: JNE dan Kodam IV/Diponegoro Gelar Vaksin untuk Masyarakat Semarang

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Rais Aam PBNU Putuskan Muktamar 17 Desember

Jumat, 26 November 2021 | 23:03 WIB
X