Spanduk Tolak Nonton Film G30S-PKI di Sawah Besar Ditertibkan, Satpol PP: Dicopot Bukan Karena Isinya

- Kamis, 30 September 2021 | 17:11 WIB
Poster Film G30SPKI (suaramerdeka.com/dok)
Poster Film G30SPKI (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Spanduk penolakan menonton film G30S-PKI tersebar di sejumlah wilayah di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa 28 September 2021.

Pesan yang tertulis di spanduk-spanduk tersebut yakni 'Warga Kel Karanganyar Tolak Nobar Film G30S/PKI, 'Tolak Nobar Film G30S/PKI Warga Mangga Dua Selt, 'Tolak Nobar Film G30S/PKI Warga PS.BARU'.

Spanduk tersebut ditemukan saat operasi tertib masker pada Selasa 28 September 2021, malam.

"Kemarin itu tidak ada, nah pas tadi malam (Selasa) patroli prokes pada lapor (ada spanduk)," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kecamatan Sawah Besar, Darwis Silitonga, Rabu 29 September 2021.

Baca Juga: KPOP Semakin Melokal, Jae Day6 Balas Cuitan Twitter Akun Auto Base Indonesia

Spanduk tersebut ditemukan di enam lokasi di wilayah Sawah Besar, di antaranya di Pasar Baru, sekitar Wisma Antara, Mangga Dua, Stasiun Jayakarta, Pasar Gapok dan Jalan Samanhudi.

Darwis memastikan pemasangan spanduk tersebut telah melanggar ketertiban umum.

Adapun, spanduk penolakan menonton film G30S/PKI itu telah dicopot oleh unsur tiga pilar Kecamatan Sawah Besar.

"Pencopotan itu kan gak ada urusan dengan (isi) spanduk ya, urusan kita copot spanduk karena ganggu ketertiban, ada enam titik. Sudah dicopot tadi antara pukul 08.00 hingga 09.00 pagi," ujar Darwis.

Baca Juga: Panjat Tebing Jateng Buka Medali Pertama Pon XX Papua

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, Satpol PP Sawah Besar akan menggelar patroli malam di seluruh wilayahnya.

"Kita ada woro-woro malam pukul 21:00 sampai pukul 01:00 WIB. Kalau ada lagi, diambil ambilin saja. Kita lebih ketertiban umum saja," ucapnya.

Darwis menduga, tidak ada dari warga sekitar yang menyadari munculnya spanduk bertuliskan penolakan pemutaran film G30S/PKI tersebut.

"Kayaknya warga gak tahu, gak merhatiin karena jarang orang merhatiin spanduk spanduk gitu kan," pungkas Darwis.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X