PeduliLindungi Masih Jadi Syarat Perjalanan, Anak-anak Belum Diperkenankan

- Rabu, 29 September 2021 | 09:00 WIB
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi./Kominfo
Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi./Kominfo

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kebijakan mobilitas dalam negeri secara nasional masih mengacu kepada SE Satgas No.17 Tahun 2021 dan addendum-nya.

Untuk saat ini, Pemerintah masih menetapkan bahwa setiap pelaku perjalanan dalam negeri serta semua moda transportasi menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Hal itu diungkapkan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmoto menjawab pertanyaan media dalam agenda Keterangan Pers Perkembangan Penanganan Covid-19

"Jika terjadi perubahan pengaturan maka pemerintah akan melakukan pemberitahuan secara transparan dan aktual kepada publik," tegas Wiku di Graha BNPB, Selasa, 28 September 2021 yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Mingguan Turun 20 Kali Lipat, Prof WIku: Indonesia Siap Fokus Menuju Endemik

Untuk saat ini, anak-anak di bawah umur 12 tahun untuk sementara waktu tidak diperkenankan melakukan perjalanan dalam negeri atas batas wilayah administrasi provinsi/kabupaten/kota.

Kebijakan ini demi melindungi anak-anak dari penularan Covid-19.

Di samping untuk moda transportasi, aplikasi PeduliLindungi juga masih diterapkan untuk aktivitas sosial-ekonomi masyarakat di sejumlah fasilitas publik seperti mal, pusat perberlanjaan hingga telah diujicoba pada 6 pasar tradisional di berbagai wilayah di Indonesia.

Termasuk juga, kegiatan berskala besar seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 di Papua.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X