Buka-bukaan soal Slip Gaji di Media Sosial, Kasir Swalayan di Lampung Tersandung UU ITE

- Selasa, 28 September 2021 | 16:53 WIB
UU ITE/Ilustrasi istimewa
UU ITE/Ilustrasi istimewa

SUARAMERDEKA.COM - Lisa Amelia, kasir di JS Swalayan Lampung, mengeluhkan gajinya yang dipotong oleh perusahaan karena berbagai alasan.

Curhat nelangsanya itu menjadi viral setelah salah satu akun membagikannya di Twitter dan langsung menuai simpati.

Keluhannya di media sosial, ternyata membuat Lisa terjerat UU ITE. Ia mengabarkan, sudah dipecat dari JS Swalayan dan harus membayar denda hukuman karena mencemarkan nama baik tempatnya bekerja.

Pakar hukum ketenagakerjaan Universitas Gadjah Mada Nabiyla Risfa Izzati menjelaskan, tidak ada larangan hukum bagi buruh untuk mengunggah slip gaji ke internet.

“Kalaupun slip gaji dianggap sebagai data pribadi, maka itu adalah data pribadi dari pekerjanya, bukan pemberi kerjanya,” ujar Nabiyla.

Nabiyla menyarankan agar Lisa melaporkannya kasus tersebut ke Dinas Ketenagakerjaan setempat.

Baca Juga: Timnas Wanita Indonesia Lolos ke AFC Womens Asian Cup India 2022

“Karena jelas-jelas sudah ada pelanggaran UMP dan potongan gaji yang tidak sesuai dengan ketentuan, melanggar UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Bisa dipahami bahwa posisi pekerja dalam kondisi ini memang sangat lemah. Maka, yang bisa dilakukan memang meminta bantuan dari serikat pekerja atau lembaga bantuan hukum.”

Menurutnya, justru pemilik usaha yang jelas-jelas membayar upah di bawah standar minimum harus dipidanakan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X