Penerapan PPKM Efektif Turunkan Kasus dan Menghambat Laju Penyebaran Covid-19 di Luar Jawa Bali

- Selasa, 28 September 2021 | 13:49 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto ekon.go.id
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto/Foto ekon.go.id

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penanganan Covid-19 di Indonesia terus mengalami perbaikan dan penurunan kasus, melanjutkan tren perbaikan yang telah terjadi sejak awal Agustus yang lalu.

“Laju Penyebaran Covid-19 di Indonesia semakin terkendali, di mana Rt seluruh Provinsi telah berada di bawah 1. Lima provinsi dengan nilai Rt tertinggi yaitu Maluku (0,88); Gorontalo (0,86); Jateng (0,82); DKI Jakarta (0,82); dan Banten (0,79),” papar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Konferensi Pers terkait Hasil Ratas PPKM secara virtual, di Jakarta, Senin, 27 September 2021.

Positivity Rate juga terus konsisten menunjukkan tren penurunan sejak akhir Juli, dan minggu lalu rata-rata mingguan (7DMA) Positivity Rate sebesar 1,44 persen, sedangkan pada 26 September sebesar 1,18 persen. Jumlah orang yang diperiksa (Testing) sudah mengalami peningkatan tajam sejak pertengahan Agustus lalu.

Baca Juga: Tiga Patung di Museum Darma Bhakti Kostrad Hilang, Ini Penjelasannya

Airlangga menambahkan untuk luar Jawa Bali, tren kasus konfirmasi per 100 ribu penduduk/minggu mengalami perbaikan/penurunan di seluruh (27) Provinsi, dan per 26 September hanya satu Provinsi yang masih di Level TK-3 yaitu Kalimantan Utara.

Ada dua Provinsi yang di Level TK-2. Yaitu Kalimantan Timur dan Bangka Belitung.

Sedangkan yang lain sebanyak 24 Provinsi sudah berada di Level TK-1.

Baca Juga: PSI Tegaskan Ikut Pembahasan Formula E dan Menolaknya: Ada yang Menyembunyikan Fakta

Airlangga menuturkan, hasil evaluasi penerapan PPKM pada minggu ini menunjukkan bahwa di luar Jawa Bali telah terjadi perbaikan secara signifikan dari minggu ke minggu, di mana untuk tingkat Provinsi sudah tidak ada lagi Provinsi dengan Level 4, ada 5 Provinsi dengan Level 3 (Kep. Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Aceh, Papua), sebanyak 21 Provinsi Level 2 dan ada 1 Provinsi yang sudah Level 1 yaitu Lampung.

Sedangkan untuk tingkat Kabupaten/Kota, hasil asesmen menunjukkan perbaikan nyata, di mana jumlah Kabupaten/Kota dengan Level 4 dan Level 3 mengalami penurunan tajam, dan jumlah Kabupaten/Kota dengan Level 2 dan Level 1 mengalami peningkatan.

Saat ini hanya ada 1 Kab/Kota dengan Level 4 yaitu Kabupaten Bangka dan terdapat 76 Kabupaten/Kota dengan Level 3.

Sedangkan yang di Level 2 sebanyak 275 Kabupaten/ Kota, dan sudah ada 34 Kabupaten/ Kota dengan Level 1.

“Dari 10 Kab/Kota yang menerapkan PPKM Level 4 di luar Jawa-Bali, terdapat perbaikan level asesmen mingguan, yaitu ada 2 Kab/Kota mengalami perbaikan langsung ke Level 2 (Banjarmasin dan Kutai Kartanegara), dan 7 Kab/Kota perbaikan ke level 3. Hanya ada 1 Kab/Kota yang masih di Level 4 yaitu Kabupaten Bangka,” kata Menko Airlangga yang juga penanggung jawab PPKM luar Jawa-Bali.

Dengan terkendalinya Covid-19 di tanah air dan dibukanya kembali aktivitas masyarakat, Airlangga mengingatkan pesan Presiden Joko Widodo agar meningkatkan kewaspadaan serta terus mempercepat target vaksinasi.

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB

STQHN XXVI: Kafilah Jateng Sudah Tiba di Maluku Utara

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X