Stok Darah PMI Kota Semarang Menurun

Andika
- Rabu, 18 Maret 2020 | 05:18 WIB
DONOR  DARAH : Sejumlah orang berdonor darah di kantor UDD PMI Kota Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)
DONOR DARAH : Sejumlah orang berdonor darah di kantor UDD PMI Kota Semarang. (suaramerdeka.com / Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Stok darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Semarang hingga Selasa (17/3) mengalami sedikit penurunan. Meski demikian, stok darah masih di ambang batas aman. Hal itu disampaikan Sekretaris PMI Kota Semarang, Surachman di sela-sela aktivitas di kantor PMI Kota Semarang, Selasa (17/3). "Jadi kondisi stok darah di PMI Kota Semarang masih aman dan tercukupi. Karena masih banyak orang sehat yang ingin mendonorkan darahnya," kata Surachman.

Menurutnya, di tengah kondisi mewabahnya virus korona (Covid-19) maupun demam berdarah dengue (DBD), mobil unit PMI Semarang telah berhasil menjaring 25 sampai 30 pendonor darah setiap harinya.

Penjaringan dilakukan di beberapa titik di Kota Semarang seperti, wilayah Tembalang (dekat kampis Undip) dan Sekaran (dekat kampus Unnes), sehingga tidak ada gangguan dalam persediaan pasokan darah. Pihaknya menghimbau kepada masyarakat agar suka rela mendonorkan darahnya demi membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar berdonor darah. Tentu darah yang diambil dari orang-orang yang sehat. Jadi sebelum darah diambil, terlebih dahulu melalui pemeriksaan dokter," terangnya.

Saat ini, kata dia, masih banyak masyarakat yang membutuhkan suplai darah. Dia pun mendorong agar masyarakat berkenan datang ke kantor PMI Kota Semarang di Jalan Sugiopranoto No 31 Semarang untuk berdonor darah.

Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang, dr Anna Kartika, M Biomed mengatakan, dalam kondisi umum, kantor UDD PMI Kota Semarang mampu memproduksi sekitar 350 kantong darah setiap hari. Namun, saat ini mengalami penurunan. "Terus terang mengalami banyak penurunan. Karena banyak yang dibatalkan. Sementara permintaan darah tetap ada seperti biasanya," katanya.

Diterangkannya, stok darah yang menipis saat ini ialah golongan darah AB dari produksi darah  trombosit  serta golongan darah O dari produksi  packed red cells  (PRC). Anna mengimbau agar masyarakat, terutama pendonor tetap di PMI Kota Semarang agar mendonorkan darahnya. "Kami mengimbauan kepada masyarakat, khususnya pendonor tetap yang sudah jatuh tempo waktunya agar berkenan mendonorkan darahnya, karena persediaan mulai tipis," imbuhnya.

Editor: Andika

Terkini

X