Mahfud MD Tanggapi Aksi Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar: Biar Hakim yang Memutuskan

- Minggu, 26 September 2021 | 06:12 WIB
Mahfud MD (foto: depok.pikiran-rakyat.com)
Mahfud MD (foto: depok.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi aksi pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar.

Mahfud MD minta pemeriksaan pembakaran mimbar masjid harus dilakukan tuntas dan transparan.

Selain itu Mahfud MD minta agar tidak terburu-buru menuduh pelaku pembakaran mimbar masjid adalah orang dengan gangguan jiwa (odgj).

Sebab, kata Mahfud MD, pemerintah tidak sepakat jika setiap pelaku itu selalu dianggap orang dengan gangguan jiwa.

"Biarlah orang-orang yang sudah ditangkap ini diproses dibawa ke pengadilan. Apakah yang bersangkutan ada sakit jiwa atau tidak. Itu biar hakim yang memutuskan," kata Mahfud MD, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, minggu, 26 September 2021.

Mahfud MD juga memberi contoh kasus penganiayaan terhadap Syekh Ali Jaber, pelakunya dianggap odgj.

Diketahui sebelumnya terjadi aksi pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar oleh orang tidak dikenal, sabtu, 25 September 2021.

Pelaku diduga masuk ke dalam masjid sekitar pukul 01.10 WITA, lalu naik ke atas mimbar dan menutupi kamera pengawas (CCTV) yang ada di dekatnya.

Selanjutnya sekitar pukul 01.17 WITA, dia membakar mimbar dan bergegas pergi meninggalkan masjid.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X