Kendalikan Covid-19 di Indonesia, Kiai Said Aqil Dorong Pemerintah Batasi Masuknya Tenaga Kerja Asing

- Sabtu, 25 September 2021 | 20:34 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (instagram/@saidaqilsiroj53)
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. (instagram/@saidaqilsiroj53)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mendorong pemerintah membatasi masuknya Tenaga Kerja Asing.

Menurutnya, pembatasan tersebut untuk menguatkan kebijakan pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 di Indonesia.

Kiai Said Aqil tak memungkiri bahwa mengendalikan wabah Covid-19 perlu kerjasama antara masyarakat dan pemerintah.

Selama ini, prosentase masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan menurut data Satgas Covid-19 Nasional mencapai 80 persen.

Baca Juga: Moeldoko dan Yusril Punya Nama Besar, Kubu Demokrat AHY Tak Gentar: Minta Kader Tetap Solid

"Masyarakat displin prokes, sementara Pemerintah menggalakkan vaksinasi dan memperbaiki ekosistem kesehatan. Pemerintah perlu membatasi akses masuk bagi Tenaga Kerja Asing, sampai situasi pandemi terkendali," tegas Kiai Said Aqil, di Jakarta, Sabtu 25 September 2021.

Kiai Said juga mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak bereuforia dengan berbagai pelonggaran kegiatan masyarakat.

"Kita semua harus waspada terkait potensi datangnya gelombang ketiga," tambah Kiai Said Aqil aat memberikan sambutan dalam kegiatan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama.

Kiai Said Aqil menegaskan, Munas Alim Ulama dan Konbes NU tahun ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi Covid-19 yang belum sepenuhnya usai.

Baca Juga: Bupati Kendal Sebut Bansos Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Kendal, Tersalur 99 Persen

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X