PD FSP RTMM Jawa Timur Fokus Melindungi Kepentingan Buruh dan Penolakan Cukai

- Jumat, 24 September 2021 | 14:00 WIB
Cukai rokok rencana dinaikan oleh pemerintah pada 2020, tiga akademisi isyaratkan penundaan. (Istimewa)
Cukai rokok rencana dinaikan oleh pemerintah pada 2020, tiga akademisi isyaratkan penundaan. (Istimewa)

SURABAYA, suaramerdeka.com - Ketua Pengurus Daerah Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PD FSP RTMM SPSI) Jawa Tumur, Purnomo menegaskan, pihaknya tidak mencampuri soal simplifikasi tier cukai.

Pihaknya fokus pada perlindungan kepentingan buruh dan Penolakan kenaikan cukai. Soal kebijakan Simplifikasi diserahkan kepada pemerintah Pusat.

“Kami tidak mencampuri urusan Simplifikasi penarikan cukai. Kami fokus pada Penolakan kenaikan cukai dan perlindungan kepentingan buruh. Soal simplifikasi kami serahkan kepada pemerintah Pusat," Ketua PD FSP RTMM SPSI Jawa Timur, Purnomo kepada pers, kemarin di Surabaya.

Serikat pekerja RTMM Jawa Timur fokus melindungi tenaga kerja.

Baca Juga: Penumpang KA Argo Lawu Bisa Live Cooking Bikin Mie Godog Jawa di Atas Kereta

Tupoksi FSP RTMM SPSI Jawa Timur adalah perlindungan terhadap anggota atau buruh.

"Sehingga terkait pengaturan simplifikasi tier cukai kami menyerahkannya kepada pemerintah pusat,” ujar dia.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Ketua FSP RTMM SPSI Jawa Timur, Purnomo secara tegas menyatakan penolakannya terhadap rencana kenaikan cukai rokok.

Karena hal tersebut karena dapat mengancam nasib ribuan bahkan jutaan buruh rokok dan tembakau.

Baca Juga: PON XX Papua: Pesenam Jateng Siap Curi Medali, Persiapan Sudah Maksimal

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB

STQHN XXVI: Kafilah Jateng Sudah Tiba di Maluku Utara

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X