Jokowi Tidak Ingin Ada Konflik Agraria di Banyak Daerah

- Kamis, 23 September 2021 | 13:20 WIB
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (foto: presidenri.go.id)
Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) (foto: presidenri.go.id)

BOGOR, suaramerdeka.com - Presiden Jokowi tidak ingin ada konflik agraria di banyak daerah.

Apalagi konflik agraria itu menimpa masyarakat kecil yang tidak punya kepastian hukum akan lahan yang menjadi sandaran hidup.

Oleh sebab itu, kata Jokowi, pemerintah pun berkomitmen untuk memberikan kepastian hukum yang berkeadilan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Indonesia, BMKG Sebut karena Fenomena Gelombang Atmosfer

Bagi Jokowi, konflik agraria adalah tantangan berat.

“Saya paham betul bahwa konflik agraria dan sengketa tanah merupakan tantangan berat yang dihadapi bapak ibu sekalian para petani dan nelayan serta masyarakat dalam menggarap lahan,” kata Jokowi, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, kamis, 23 September 2021.

Pada setiap rapat bersama menteri,   Jokowi mengaku, mengajak kepala daerah serta organisasi masyarakat sipil untuk berdiskusi mengenai opsi menyelesaikan kasus konflik agraria.

Baca Juga: Luhut Bantah Kriminalisasi Hariz Azhar dan Fatia: Saya Kira Sudah Keterlaluan

Terbukti, Jokowi menerima kelompok tani yang rela jauh-jauh datang ke Jakarta.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X