KPK Tetapkan Bupati Kolaka Timur dan Seorang Pejabat Daerah sebagai Tersangka, Berikut Penjelasannya

- Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur (foto seputartangsel.pikiran-rakyat.com)
Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur (foto seputartangsel.pikiran-rakyat.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menetapkan Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala BPBD Kolaka Timur Anzarullah sebagai tersangka.

Mereka menjadi tersangka kasus suap terkait pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara tahun 2021

Menurut Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengatakan, Anzarullah terbukti telah memberikan dana dan Bupati Kolaka Timur sebagai penerima dana.

Baca Juga: Platform Intermediary Terus Jadi Perbincangan, Tanggung Jawab Hukum Perlu Dipetakan

Anzarullah selaku pemberi disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah menjadi Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Sedangkan Bupati Kolaka Timur yakni Andi Merya selaku penerima disangkakan melanggar Pasal 12 huruf (a) atau Pasal 12 huruf (b) atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Setelah dilakukan pengumpulan berbagai bahan keterangan dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, selanjutnya KPKmelakukan penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan," kata Nurul Ghufron, seperti yang dikutip suaramerdeka.com dari pikiran-rakyat.com, kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Luhut Resmi Melaporkan Hariz Azhar dan Fatia Maulidiyanti ke Polda Metro Jaya, Ini Alasannya

Sebelumnya, Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dan lima staf terjerat OTT KPK selasa malam, 21 Maret 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X