Pemerintah Ingatkan Potensi Lonjakan Kasus Covid-19, Masyarakat Diajak Disiplin Prokes

- Kamis, 23 September 2021 | 07:30 WIB
Menkominfo, Johnny G Plate. (kominfo.go.id)
Menkominfo, Johnny G Plate. (kominfo.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Masyarakat diajak pemerintah untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan di tengah pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Diharapkan, aktivitas masyarakat dapat terus berangsur pulih tanpa mengeskalasi risiko peningkatan kasus Covid-19 di tanah air.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan bisa memicu potensi gelombang baru Covid-19 selain kehadiran varian baru.

"Untuk itu, kita perlu sama-sama mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang bisa dipicu oleh peningkatan mobilitas masyarakat. Penerapan protokol kesehatan harus selalu diterapkan untuk menghindari risiko lonjakan kasus," ujar Menkominfo, Rabu 22 September 2021.

Baca Juga: Kebijakan Penanganan Karhutla Utamakan Pencegahan, Sudah Berdampak Nyata

Menkominfo Johnny memaparkan bahwa berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sejak tanggal 2 Agustus 2021 telah terjadi peningkatan mobilitas masyarakat di Indonesia.

Bahkan, saat ini mobilitas masyarakat, khususnya di Jawa dan Bali, telah meningkat secara signifikan.

Data tersebut juga sejalan dengan laporan WHO yang dirilis pada 15 September 2021.

Laporan tersebut menyatakan bahwa sepekan terakhir mobilitas masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten, mengalami peningkatan signifikan.

Baca Juga: Konsep Bergerak Bersama, Stakeholder Punya Peran Penting pada Olahraga

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PPP dan Golkar Terbuka untuk Koalisi Pilpres 2024

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:06 WIB

Buntut Banteng vs Celeng, Mbogo Dipanggil DPP PDIP

Jumat, 15 Oktober 2021 | 17:39 WIB

STQHN XXVI: Kafilah Jateng Sudah Tiba di Maluku Utara

Jumat, 15 Oktober 2021 | 10:12 WIB
X