Purbalingga dan Jepara Hentikan PTM

SM/Ryan Rachman : ISOLASI TERPUSAT : Sejumlah siswa SMP 4 Mrebet Purbalingga yang dinyatakan terpapar Covid-19 melakukan isolasi terpusat di sekolah setempat. (55)
SM/Ryan Rachman : ISOLASI TERPUSAT : Sejumlah siswa SMP 4 Mrebet Purbalingga yang dinyatakan terpapar Covid-19 melakukan isolasi terpusat di sekolah setempat. (55)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Klaster pembelajaran tatap muka (PTM) di Jawa Tengah bertambah. Setelah dua sekolah di Purbalingga, salah satu MTs di Kecamatan Pecangaan, Jepara, juga menjadi penyebaran Covid-19.

Diketahui dalam satu sekolah ada 25 siswa dan tiga guru yang terkonfirmasi Covid-19. Atas temuan kasus ini, Bupati Jepara Dian Kristiandi memutuskan untuk menutup PTM seluruh sekolah di Jepara.

Keputusan untuk menutup kembali PTM ini sebagai langkah untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan, ketika kelonggaran mulai diberikan.

”Ketika kelonggaran PTM diberikan, maka ada konsekuensinya. Masyarakat harus disadarkan, bahwa kondisinya sudah seperti ini,” beber Dian saat mengunjungi MTs Almuttaqin, Desa Rengging, Kecamatan Pecangaan, Rabu (22/9).

Penghentian PTM ini dilakukan minimal sepuluh hari atau dalam rentan waktu masa inkubasi. Kepala MTs Al Muttaqin Rengging Samudi mengatakan, PTM memang dilaksanakan sekolahnya setelah Pemkab membuka kembali pembelajaran di sekolah untuk SD/SMP.

Meski belum mengantongi izin secara khusus, atas pertimbangan kesepakatan orang tua siswa, PTM mulai digelar. Kegiatan PTM selama ini berjalan dengan lancar.

Tidak Lolos Skrining

Adapun klaster Covid-19 ini diketahui ketika vaksinasi siswa tahap kedua yang diikuti sekolahnya. Vaksinasi pertama diikuti oleh 100 siswa pada 6 September lalu.

Diikuti vaksinasi kedua pada 13 September yang direncanakan diikuti oleh 50 siswa. Namun, sayangnya sebanyak 24 siswa tidak lolos skrining vaksinasi karena mengalami batuk pilek.

”Kemudian siswa yang tidak lolos skrining dijadwalkan swab dan kami antar swab tes polymerase chain reaction (PCR) pagi harinya tanggal 14 September,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Teguh Wirawan

Tags

Terkini

Pemerintah Terus Berupaya Turunkan Kasus Covid-19

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:31 WIB

PDIP: Desa Sebagai Orientasi Pengabdian

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:31 WIB

Yuk, Mengulik Makna Mengenai Hari Santri Nasional

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:08 WIB
X